Ketegangan dengan Israel Meningkat, Kuwait Minta Warganya Tinggalkan Lebanon

AKURAT.CO Kementerian Luar Negeri Kuwait telah meminta warganya untuk meninggalkan Lebanon sesegera mungkin.
Menyusul peningkatan ketegangan dengan Israel baru-baru ini.
Dengan berbagai pertimbangan, semua warga negara Kuwait yang tinggal di Lebanon harus meninggalkan negara itu demi keselamatan.
Kecuali jika mereka benar-benar diperlukan untuk tinggal.
Baca Juga: Sahroni Enggak Tertarik Ikut Pilkada Jakarta, Kecuali...
Menyusul pengumuman tersebut, maskapai Kuwait Airways menambah jumlah kursi pada penerbangan ke Beirut untuk mengakomodasi semua orang yang ingin meninggalkan Lebanon.
Situasi di perbatasan Israel-Lebanon semakin memburuk setelah dimulainya permusuhan antara Israel dan gerakan perlawanan Palestina, Hamas, pada Oktober 2023.
Kantor Berita Kuwait (KUNA), dikutip Sputnik, Minggu (23/6/2024), melaporkan, tentara Israel dan pejuang Hizbullah Lebanon, yang mendukung Palestina, secara rutin saling baku tembak melintasi perbatasan.
Baca Juga: PAN dan Gerindra Jadi Parpol yang Diuntungkan Jika Ridwan Kamil Maju di Pilgub DKI Jakarta
Sementara, pada Selasa (18/6/2024), Israel menyatakan menyetujui dan memvalidasi rencana operasional untuk serangan di Lebanon.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








