Akurat
Pemprov Sumsel

VIRAL Kronologi Insiden Desak-desakan Acara Keagamaan di India, 121 Tewas Terinjak

Shalli Syartiqa | 4 Juli 2024, 20:24 WIB
VIRAL Kronologi Insiden Desak-desakan Acara Keagamaan di India, 121 Tewas Terinjak

AKURAT.CO Sebanyak 121 orang tewas dalam insiden saling injak saat acara keagamaan Hindu di sebuah desa di Distrik Hathras, Negara Bagian Uttar Pradesh, sekitar 200 kilometer tenggara New Delhi, India utara, pada Selasa (2/7/2024).

Para korban acara keagamaan Hindu tersebut teridentifikasi mayoritas perempuan dan anak-anak.

"Setidaknya 121 orang tewas dalam bentrokan di sebuah pertemuan keagamaan di India utara," jelas laporan Al-Jazeera yang dikutip, pada Kamis (4/7/2024).

Kronologi insiden kerusuhan acara keagamaan di India

Peristiwa desak-desakan ini dilaporkan terjadi setelah khotbah Bhole Baba dalam upacara keagamaan.

Baca Juga: Contoh Jawaban Instrumen Pendampingan Individu 3 Guru Penggerak

Upacara ini diadakan di tenda yang berkapasitas 5.000 orang, tetapi sekitar 15.000 orang dilaporkan memadati lokasi tersebut.

Kepanikan mulai terjadi ketika badai pasir besar melanda lokasi acara.

Ribuan orang berebut keluar melalui jalan masuk yang kecil, menyebabkan saling tindih dan saling injak.

Banyak korban terinjak dan tertindih hingga tewas, sementara beberapa jatuh ke selokan dalam kekacauan.

Salah satu penyintas, Jyoti, mengatakan bahwa peristiwa ini terjadi begitu cepat setelah Bhole Baba menyelesaikan khotbahnya. Kepanikan besar terjadi segera setelah acara keagamaan tersebut.

Baca Juga: Mengenal Cara Kerja Ransomware, Ini Tips Menghadapinya

"Semua orang terburu-buru pergi. Tidak ada jalan keluar. Orang-orang berjatuhan di atas satu sama lain," kata Jyoti kepada Al Jazeera.

Menurut laporan Jagran News, rempuhan maut ini terjadi saat rombongan Bhole Baba hendak meninggalkan lokasi.

Rombongan Bhole Baba dilaporkan menutup sebagian akses jalan keluar, menyebabkan arus massa bertumpuk.

Sementara itu, Perwira polisi di Uttar Pradesh, Rajesh Singh, mengatakan bahwa jumlah massa yang berlebihan bisa menjadi salah satu faktor penyebab rempuhan maut ini.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum menetapkan tersangka.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.