Ratu Margrethe II Masuk Rumah Sakit setelah Jatuh, Kondisi Stabil Usai Observasi

AKURAT.CO Ratu Margrethe II dari Denmark, yang mengejutkan dunia saat memutuskan turun takhta awal tahun ini, dilaporkan telah dirawat di rumah sakit setelah terjatuh di kediamannya, menurut laporan media Denmark.
Meski demikian, ratu berusia 84 tahun ini dilaporkan tidak mengalami cedera serius.
Ratu Margrethe dibawa ke rumah sakit universitas di Kopenhagen pada Rabu malam untuk menjalani observasi setelah mengalami insiden di Kastil Fredensborg, yang terletak di utara ibu kota.
Menurut istana kerajaan, sang ratu dalam kondisi baik, namun tetap membutuhkan perawatan lebih lanjut.
Baca Juga: Presiden Jokowi Hadiri Pertemuan Kiai Muda se-Pulau Jawa di Ponpes Milik Gus Miftah
"Menurut situasi yang ada, ratu dalam keadaan baik, tetapi untuk sementara waktu dirawat untuk observasi," kata Lene Balleby, kepala komunikasi istana kerajaan, seperti yang dikutip oleh media Denmark pada Sabtu (21/9/2024).
Pihak kerajaan belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait insiden ini.
Putra Margrethe, Raja Frederik X, mengatakan kepada wartawan bahwa ia telah berbicara dengan ibunya dan memastikan bahwa sang ratu "dalam penanganan yang baik."
“Kami menjalani semuanya hari demi hari. Dokterlah yang akan menentukan langkah selanjutnya,” kata Frederik saat tiba di Balai Kota Kopenhagen untuk menghadiri perayaan 100 tahun Paduan Suara Kerajaan Kopenhagen.
Ratu Margrethe dijadwalkan untuk menghadiri sebuah acara pada Jumat mendatang dalam rangka memperingati 75 tahun Departemen Arkeologi di Universitas Aarhus, namun kehadirannya kini dibatalkan.
Baca Juga: Tibo Ratu Artinya dalam Weton atau Primbon Jawa, Konon Punya Banyak Keistimewaan
Sang ratu diketahui pernah mempelajari arkeologi prasejarah di Universitas Kopenhagen, dan pernah menyatakan bahwa jika ia tidak menjadi ratu, ia ingin berkarier sebagai arkeolog.
Pada bulan Januari, Ratu Margrethe mencatat sejarah sebagai raja Denmark pertama yang turun takhta dalam hampir 900 tahun, menyerahkan mahkota kepada putranya, Raja Frederik X.
Selama 52 tahun pemerintahannya, ia selalu menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengundurkan diri.
Namun, operasi punggung dan sejumlah masalah kesehatan lainnya membuatnya tidak lagi mampu menjalankan tugas-tugas kerajaan dengan intensitas seperti sebelumnya.
Baca Juga: Youtuber IShowSpeed Bikin Heboh Indonesia: dari Batik hinga Tari Kecak, Semua Viral!
"Usia membawa konsekuensinya," ujar Margrethe dalam pidato Tahun Baru yang mengejutkan rakyat Denmark, saat mengumumkan rencananya untuk turun takhta.
Meski demikian, keputusan Ratu Margrethe untuk turun takhta meninggalkan warisan yang kuat dan rasa hormat dari seluruh negeri, serta cinta yang mendalam dari rakyat Denmark yang telah mendukungnya selama lebih dari lima dekade.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









