Profil Evo Morales, Eks Presiden Bolivia yang Terkena Sasaran Penembakan

AKURAT.CO Mantan presiden Bolivia, Evo Morales, menjadi sasaran penembakan oleh sekelompok orang bersenjata.
Dikutip dari Reuters, Senin (28/10/2024), sebanyak 14 peluru menghujani mobil yang dikendarai Morales dan sopirnya .
Morales mengungkapkan bahwa sopirnya terluka ketika para penyerang yang menutupi wajah mereka menembaki mobil saat ia dalam perjalanan untuk wawancara radio di Cochabamba.
Di sisi lain, Morales juga menyalahkan Presiden Luis Arce yang merupakan mantan sekutunya dan menteri kabinet, karena berselisih dengannya.
Baca Juga: Sinopsis Film Cold Pursuit, Aksi Balas Dendam Pengemudi Truk Salju Atas Kematian Putranya!
"Lucho telah menghancurkan Bolivia dan sekarang dia ingin menghilangkan proses kami dengan membunuh Evo dan untungnya nyawa saya selamat,” jelas Morales.
Wakil Menteri Keamanan, Roberto Rios, menyatakan bahwa pemerintah akan melakukan penyelidikan terkait serangan tersebut.
Lebih, lanjut, berikut profil Evo Morales yang terkena sasaran penembakan.
Profil Evo Morales
Evo Morales lahir pada 26 Oktober 1959 di Isallavi, Bolivia, sebuah desa pertambangan di wilayah Oruro, di bagian barat negara tersebut.
Sebagai anggota suku Aymara, ia adalah presiden pertama Bolivia yang berasal dari suku pribumi.
Setelah menyelesaikan sekolah menengah dan menjalani tugas di militer Bolivia, Morales bersama keluarganya bermigrasi ke wilayah Chapare di Bolivia timur.
Baca Juga: Netflix Hapus Beberapa Film Palestina Hingga Tuai Kecaman, Ternyata Ini Alasannya
Di sana, keluarganya terlibat dalam pertanian dan pada awal 1980-an, Morales aktif dalam serikat petani regional.
Pada tahun 1985, ia terpilih sebagai sekretaris jenderal kelompok tersebut.
Tiga tahun kemudian, Morales terpilih sebagai sekretaris eksekutif sebuah federasi yang terdiri dari berbagai serikat petani.
Ia memenangkan kursi di DPR pada tahun 1997 dan menjadi kandidat presiden dari MAS pada tahun 2002, meskipun kalah dalam pemilihan.
Evo Morales dilantik sebagai presiden Bolivia untuk pertama kalinya pada Januari 2006 dan menjabat hingga 2019.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





