Dapat Suaka, Bashar Al-Assad dan Keluarga Berlindung di Rusia

AKURAT.CO Mantan Presiden Suriah, Bashar Al-Assad, beserta keluarga berada di Moskow, Rusia.
Assad melarikan diri dari Damaskus pada Minggu (8/12/2024) setelah kelompok antirezim Assad, yang dipimpin Hay'at Tahrir Al-Sham, menguasai ibu kota Suriah.
"Assad dan anggota keluarganya telah tiba di Moskow. Rusia memberi mereka suaka atas dasar kemanusiaan," jelas sumber Kremlin, diberitakan RIA Novosti, Senin (9/12/2024).
Baca Juga: Menko Polhukam Budi Gunawan Hadiri National Day Rusia, Dorong Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia
Rusia sangat mendukung pemerintahan Assad di Suriah dan intervensi mereka pada 2015 dianggap telah secara meyakinkan mengubah perang saudara menjadi menguntungkan Assad setelah bertahun-tahun kehilangan dukungan.
Rusia memiliki sejumlah pangkalan di Suriah, yang menjadikan negara itu sekutu utama Moskow.
Namun, Rusia tidak mampu atau tidak mau menghalangi pengambilalihan kota-kota besar Suriah secara cepat selama seminggu terakhir, termasuk Hama, Aleppo dan Homs.
Baca Juga: Rusia Denda Google Miliaran Dolar karena Pembatasan Konten Media
Yang berakhir dengan jatuhnya pemerintahan Assad.
Rusia mengaku telah menyerukan pertemuan Dewan Keamanan PBB untuk membahas situasi terkini di Suriah.
"Mengingat kejadian terbaru di Suriah, yang kedalaman dan konsekuensinya bagi negara ini dan seluruh wilayah belum terukur, Rusia telah menyerukan konsultasi tertutup yang mendesak dengan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa," pejabat senior Rusia yang bekerja untuk PBB mengunggah di Telegram pada Minggu kemarin.
Baca Juga: Pesawat Tempur Jepang Tembakkan Suar ke Pesawat Rusia dalam Pelanggaran Wilayah Udara
Seorang sumber yang berbicara kepada media pemerintah Rusia juga mengatakan bahwa pasukan oposisi telah menjamin keamanan pangkalan Rusia di Suriah.
Para pejuang antirezim Assad memasuki Kota Damaskus tanpa perlawanan dan dengan segera merebut bandara internasional, stasiun televisi negara dan banyak fasilitas strategis milik pemerintah.
Pasukan dan personel pemerintah dilaporkan mundur dari posisi mereka, yang memungkinkan para pejuang melakukan pengambilalihan dengan lancar.
Baca Juga: NATO Kerahkan Jet Tempur untuk Cegat Lima Pesawat Rusia di Laut Baltik
Sebelumnya, keberadaan Assad menjadi spekulasi. Bahkan ada yang menduga ia berada dalam pesawat yang meninggalkan ibu kota dan mengalami jatuh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








