Akurat
Pemprov Sumsel

Bertemu Presiden Prabowo, Sheikh Al-Azhar Sepakat Desak Penghentian Serangan dan Genosida di Gaza

Fajar Rizky Ramadhan | 19 Desember 2024, 15:07 WIB
Bertemu Presiden Prabowo, Sheikh Al-Azhar Sepakat Desak Penghentian Serangan dan Genosida di Gaza

AKURAT.CO Imam Besar Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmad Al-Tayeb, menerima kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Rabu (18/12) di Kantor Sheikh Al-Azhar, Kairo, Mesir. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang, termasuk pendidikan dan kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Sheikh Al-Azhar menyampaikan penghargaan atas hubungan historis yang erat antara Al-Azhar dan Indonesia, terutama melalui kehadiran ribuan pelajar Indonesia yang menuntut ilmu di Al-Azhar.

Saat ini, terdapat sekitar 15.000 mahasiswa dan mahasiswi Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di berbagai jenjang di Al-Azhar.

“Kami sangat senang menerima mahasiswa Indonesia yang dikenal giat belajar dan berakhlak mulia. Al-Azhar juga siap memenuhi permintaan Indonesia terkait pelatihan imam dan dai di Akademi Al-Azhar untuk melatih para pemimpin agama,” ujar Sheikh Al-Azhar.

Baca Juga: Prabowo Siap Berjuang demi Kesuksesan Program MBG, Tak Peduli Meski Banyak Profesor Menolak

Selain itu, beliau juga menyatakan kesiapan untuk meningkatkan jumlah utusan Al-Azhar di Indonesia, yang saat ini terdiri dari 47 ulama dan guru.

Imam Besar Al-Azhar juga memuji kerja sama antara Badan Zakat dan Sedekah Al-Azhar dengan lembaga-lembaga amal Indonesia, terutama dalam mendukung misi kemanusiaan untuk warga Gaza yang tengah menghadapi genosida dan serangan brutal.

Sheikh Al-Azhar menekankan pentingnya persatuan dunia Arab dan Islam untuk menghadapi berbagai krisis global. “Negara-negara Islam memiliki semua potensi untuk maju dan berkembang. Saya berdoa agar dari setiap ujian ini, kita mampu memperkuat persaudaraan Islam dan mengedepankan kepentingan bersama,” katanya.

Presiden Prabowo Subianto, dalam pertemuan tersebut, menyampaikan apresiasi atas peran besar Al-Azhar dalam mendidik ribuan pelajar Indonesia, termasuk mantan Presiden Indonesia ke-4, Abdurrahman Wahid, yang merupakan lulusan Al-Azhar.

“Kami sangat menghargai upaya Al-Azhar dalam mendidik generasi muda Indonesia. Lulusan Al-Azhar memiliki reputasi baik di tanah air dan berkontribusi dalam memperkuat nilai-nilai perdamaian dan persaudaraan di masyarakat. Kami juga berharap para lulusan Al-Azhar dapat terus berperan aktif dalam menyebarkan perdamaian di tingkat global,” ujar Presiden Prabowo.

Baca Juga: Prabowo dan Presiden Mesir El-Sisi Sepakat Perjuangkan Perdamaian Palestina

Presiden juga menyampaikan keprihatinannya atas situasi di Gaza dan Timur Tengah. “Apa yang terjadi di Gaza sangat menyakitkan bagi kami. Dunia Islam harus bersatu untuk mengatasi tantangan ini. Indonesia berkomitmen untuk memajukan persatuan dunia Islam dan mendorong perdamaian global,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif perdamaian, Presiden Prabowo menyatakan kesiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah konferensi perdana Dewan Tetua Muslim bertajuk “Agama untuk Pembangunan dan Perdamaian”.

Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara Al-Azhar dan Indonesia serta mendorong perdamaian dan keadilan di dunia Islam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.