China Kendalikan Lonjakan Infeksi Pernapasan Musim Dingin, Penyebaran Diklaim Terkendali

AKURAT.CO Pemerintah China mengonfirmasi adanya peningkatan kasus infeksi pernapasan selama musim dingin, namun menegaskan bahwa situasi masih terkendali dan tidak separah tahun-tahun sebelumnya.
"Infeksi ini tidak terlalu berat dan penyebarannya lebih terbatas dibandingkan tahun lalu,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (3/1/2025).
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China, patogen pernapasan seperti influenza, rhinovirus, human metapneumovirus, dan mycoplasma pneumonia menjadi penyebab utama kunjungan rumah sakit musim ini.
Penyebaran virus ini diperkirakan akan terus terjadi hingga musim semi. Namun, Mao Ning meyakinkan, pemerintah China terus memantau situasi dengan ketat.
“Kami memastikan kesehatan masyarakat, termasuk warga asing di China, menjadi prioritas utama. Bepergian di China tetap aman,” ujarnya.
Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Libatkan Ribuan Koperasi dan BUMDes, Fokus pada Bahan Lokal
Data CDC menunjukkan tren infeksi yang bervariasi berdasarkan kelompok usia. Anak-anak usia 5 hingga 14 tahun mengalami penurunan kasus, tetapi tingkat infeksi pada bayi dan balita di bawah usia 4 tahun justru meningkat.
Selain itu, infeksi human metapneumovirus juga lebih sering ditemukan pada anak-anak di bawah usia 14 tahun.
Sementara itu, penyebaran COVID-19 dan penyakit pernapasan lainnya dilaporkan berada pada tingkat rendah.
Di sisi lain, norovirus—penyakit yang menyebabkan muntah dan diare—juga mengalami lonjakan signifikan sejak September 2024. Norovirus saat ini memasuki puncak musimnya dan diperkirakan tetap tinggi selama dua bulan ke depan.
Mao Ning menekankan pentingnya langkah pencegahan seperti menjaga kebersihan dan menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi.
“Kami terus berupaya memastikan keselamatan masyarakat melalui pemantauan dan langkah pencegahan yang efektif,” tegasnya.
China berkomitmen menjaga kesehatan masyarakat selama musim dingin yang rentan ini, sambil tetap mengedepankan keamanan dalam negeri dan mobilitas warga.
Baca Juga: Gerindra Hormati Putusan MK, Siap Kawal Penghapusan Presidential Threshold
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









