JK Sambut Gencatan Senjata Israel-Hamas: Langkah Terlambat yang Tetap Bermakna untuk Kemanusiaan

AKURAT.CO Israel mengumumkan gencatan senjata dengan pasukan Hamas yang akan dimulai pada 19 Januari 2025.
Menanggapi hal ini, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), menyatakan, gencatan senjata seharusnya dilakukan sejak awal untuk mencegah jatuhnya korban jiwa yang lebih banyak.
Meski begitu, JK menyambut baik langkah tersebut sebagai kemajuan penting demi kemanusiaan.
“Semestinya, gencatan senjata ini sudah dilaksanakan sejak beberapa waktu yang lalu secara permanen," ujar JK dalam keterangannya, Jumat (17/1/2025).
JK menegaskan, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, karena gencatan senjata merupakan langkah awal untuk mengembalikan penghormatan terhadap harkat dan martabat manusia.
Baca Juga: Jumlah Penduduk Miskin Turun Jadi 24,06 Juta Orang per September 2024
Ia juga menyatakan keprihatinannya atas situasi di Gaza, yang menurutnya mencerminkan kemunduran nilai-nilai kemanusiaan di tengah dugaan genosida terhadap bangsa Palestina.
“Segala yang dilakukan pada akhirnya bermuara pada nilai-nilai kemanusiaan," tambahnya.
Pada Juli 2024, JK bersama tim kecilnya sempat mengadakan pertemuan dengan Ismail Haniyeh, Pemimpin Politik Hamas, untuk membahas solusi perdamaian menyusul serangan 7 Oktober 2023.
Namun, perundingan terhenti setelah Haniyeh tewas dalam sebuah serangan di Teheran, Iran, pada 30 Juli 2024.
Meski begitu, upaya perdamaian terus dilanjutkan oleh JK dan timnya.
Setelah menghadiri pemakaman Haniyeh di Doha pada 2 Agustus 2024, mereka melakukan pertemuan lanjutan dengan kelompok Hamas dan Fatah untuk membahas persatuan Palestina sebagai langkah awal menuju negosiasi dengan Israel.
Baca Juga: Menunggu Pendaftaran CPNS 2025? Ini Doanya Agar Allah Mudahkan Urusanmu!
Dengan adanya kesepakatan gencatan senjata ini, JK berharap upaya tersebut dapat menjadi pijakan bagi perdamaian yang berkelanjutan di kawasan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









