DPD RI Kecam Serangan Israel ke Gaza, Desak PBB Beri Sanksi Tegas

AKURAT.CO Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamudin, mendesak pemerintah Indonesia untuk menyampaikan nota protes kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar memberikan sanksi tegas kepada Israel.
Pernyataan ini disampaikan Sultan menyusul serangan masif Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza di tengah masa gencatan senjata pada Selasa (18/3/2025).
Menurut laporan Al Jazeera, lebih dari 400 orang tewas dalam serangan tersebut, dengan Kementerian Kesehatan di Gaza mengonfirmasi bahwa 404 orang menjadi korban.
"Kejahatan kemanusiaan yang dilakukan dengan begitu kejam tidak dapat dibenarkan di belahan bumi mana pun. Pembantaian terhadap masyarakat Gaza ini sangat memilukan hati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan," ujar Sultan dalam keterangan resminya pada Rabu (19/3/2025).
Baca Juga: Sambut Idul Fitri, Korpri Setjen DPD RI Serahkan 1001 Bingkisan Lebaran
Sultan menegaskan, Israel telah mengingkari kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas di Gaza dan secara sengaja menargetkan anak-anak serta perempuan yang tidak berdosa.
"Saya kira kejahatan kemanusiaan yang mengarah pada genosida ini harus dikutuk dan dipertanggungjawabkan di pengadilan internasional. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia perlu mendesak International Criminal Court (ICC) agar segera menangkap dan mengadili Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu," tegasnya.
Lebih lanjut, Sultan meminta agar Dewan Keamanan PBB segera mengambil tindakan nyata dengan memberikan sanksi keras kepada Israel.
"PBB harus memberikan sanksi tegas kepada Israel dengan mengimbau seluruh negara agar menerapkan embargo ekonomi, khususnya dalam hal jual beli senjata dengan Israel," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








