DPR Soroti Kekosongan Dubes RI untuk AS: Pemerintah Baru Masih Proses Seleksi

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, menanggapi kekosongan posisi Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) yang hingga kini belum terisi.
Menurutnya, proses pengisian jabatan tersebut masih berlangsung, seiring dengan masa transisi pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Ini kan masih dalam rangka pemilihan dubes-dubes yang kosong. Pak Prabowo baru dilantik pada 6 Oktober. Pelantikan duta besar terakhir kemarin itu masih usulan dari pemerintahan sebelumnya,” kata Adies kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/4/2025).
Adies menjelaskan bahwa pelantikan terakhir duta besar baru dilakukan dalam dua minggu hingga satu bulan terakhir.
Setelah pelantikan itu, pemerintah baru mulai meninjau posisi-posisi yang masih kosong untuk segera diisi.
“Baru satu bulan atau dua minggu lalu pelantikan terakhir dilakukan. Sekarang baru dilihat mana saja posisi yang belum terisi, termasuk posisi Dubes untuk AS,” ujarnya.
Baca Juga: Bahlil Ajak Kader Golkar Kompak Satukan Barisan Menuju Pemilu 2029
Terkait kriteria calon Dubes RI untuk Amerika Serikat, Adies menekankan pentingnya memilih sosok yang mampu menjembatani hubungan strategis antara Indonesia dan AS.
“Yang penting dia bisa menjadi penghubung antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Amerika. Harus benar-benar paham bagaimana cara kerja dan budaya kedua negara,” jelas Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu.
Ia juga menambahkan bahwa hubungan bilateral harus diperkuat di berbagai bidang, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga budaya. Karena itu, menurutnya, diperlukan tokoh yang memiliki kapasitas dan pengalaman kuat di bidang diplomasi.
“Harus dipilih orang yang memang mumpuni dan berpengalaman. Ini posisi strategis, jadi tidak bisa sembarangan,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










