Pemukim Israel Ubah Situs Makam Ulama Besar Berusia 800 Tahun di Yerusalem Jadi Rumah Pribadi

AKURAT.CO Seorang pemukim Israel dikabarkan menyita dan mengubah fungsi salah satu situs Islam bersejarah, Makam Sheikh Ahmed al-Dajani, menjadi tempat tinggal pribadi. Situs ini merupakan salah satu bangunan Islam tertua di Yerusalem yang telah berdiri hampir lima abad.
Dalam siaran pers yang dirilis Kantor Media Kegubernuran Yerusalem pada Kamis (22/5/2025), pemukim tersebut disebut merusak dan mengganti kunci asli bangunan, lalu memasukkan berbagai perlengkapan rumah seperti furnitur, meteran listrik, dan air.
Ia juga dilaporkan memindahkan makam Sheikh Ahmed dari dalam bangunan dan mencopot plakat peringatan yang menjelaskan nilai historis serta kultural tempat itu.
Anggota keluarga Dajani, yang selama ini bertanggung jawab menjaga situs tersebut, mengetahui insiden ini saat melakukan kunjungan rutin. Mereka segera mengajukan pengaduan resmi kepada otoritas kota Yerusalem yang dikuasai Israel.
Baca Juga: Bantuan Tertahan, Gaza di Ambang Kelaparan Massal di Tengah Kepungan dan Serangan Israel
Pemerintah kota kemudian mengevakuasi pemukim tersebut dari lokasi pada Rabu (21/5/2025). Namun hingga kini, pihak berwenang masih menolak mengembalikan kunci kepada keluarga Dajani.
Pemerintah daerah Yerusalem menggambarkan peristiwa ini sebagai “pelanggaran lain terhadap hak keluarga untuk mengawasi dan mengakses tempat suci tersebut.”
Insiden ini menambah daftar panjang kontroversi terkait tindakan pemukim Israel terhadap situs-situs suci di wilayah pendudukan, terutama di Tepi Barat dan Yerusalem.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










