PDIP Kecam Serangan Israel ke Iran: Langgar Hukum Internasional dan Ancam Perdamaian Dunia

AKURAT.CO Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, mengecam keras serangan militer Israel ke fasilitas nuklir Iran, yang dinilainya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Israel telah berulang kali melakukan agresi militer ke berbagai negara. Palestina, Lebanon, Iran, Yaman, Suriah, dan Irak adalah korban dari ribuan serangan Israel tanpa pernah ada sanksi dari PBB,” ujar Said dalam keterangan persnya, Sabtu (14/6/2025).
Ketua Badan Anggaran DPR RI itu menegaskan, tindakan sepihak Israel merupakan ancaman nyata terhadap perdamaian global dan berpotensi memicu perang nuklir di kawasan Timur Tengah, dengan dampak kemanusiaan yang luas.
Said mendesak pemerintah Indonesia untuk bersikap aktif secara diplomatik. Salah satunya, dengan mendorong Sekretaris Jenderal PBB menggunakan kewenangan Pasal 99 Piagam PBB guna menggelar sidang darurat Dewan Keamanan dan mengambil langkah konkret menghentikan agresi Israel.
“Sekjen PBB harus bertindak. Dunia tak bisa terus membiarkan Israel melanggar kedaulatan negara lain tanpa konsekuensi,” tegasnya.
Baca Juga: Pernyataan Fadli Zon soal Pemerkosaan Mei 1998 Dikecam: Itu Dusta dan Penyangkalan Sejarah
Ia juga mengkritik penggunaan hak veto di Dewan Keamanan PBB yang sering menjadi penghambat penegakan keadilan.
Menurutnya, Indonesia perlu mendesak reformasi dalam mekanisme veto agar sejalan dengan nilai-nilai dasar PBB.
Lebih lanjut, Said mendorong langkah kolektif negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan ASEAN untuk:
-
Menekan Majelis Umum PBB agar mempertimbangkan pengeluaran Israel dari keanggotaan;
-
Memberlakukan sanksi ekonomi;
-
Memutus hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Israel.
“Langkah-langkah ini diperlukan sebagai solidaritas atas kedaulatan negara dan nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Sebagai solusi jangka panjang, Said menyerukan agar Indonesia mengambil inisiatif menyusun peta jalan perdamaian untuk Timur Tengah dan membawanya ke Majelis Umum dan Dewan Keamanan PBB.
“Indonesia harus tampil sebagai suara moral dunia. Konsisten memperjuangkan perdamaian, kedaulatan, dan keadilan global,” pungkasnya.
Baca Juga: SBPI Laporkan PT PJS ke Bareskrim, Diduga Tempatkan Awak Kapal ke Luar Negeri Secara Ilegal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








