Serangan terbaru Militer Israel Membunuh 25 Warga yang Berada di Tenda dan Mencari Makanan

AKURAT.CO Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza kembali memburuk. Setidaknya 25 warga Palestina dilaporkan tewas pada Sabtu (22/8/2025) akibat serangan udara dan penembakan Israel, sementara otoritas internasional resmi menyatakan bahwa kelaparan kini melanda Kota Gaza, kota terbesar di wilayah tersebut.
Deklarasi kelaparan oleh Integrated Food Security Phase Classification (IPC) menjadi peringatan global bahwa situasi di Gaza sudah berada pada titik kritis. Kondisi ini semakin meningkatkan tekanan internasional terhadap Israel agar menghentikan operasi militernya yang sudah berlangsung selama hampir 22 bulan, sejak perang meletus akibat serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Korban Sipil Terus Berjatuhan di Tengah Serangan
Rumah sakit di Gaza melaporkan lonjakan korban pada Sabtu dini hari. Sedikitnya 14 orang tewas di Khan Younis setelah tenda pengungsian dibombardir. Lebih dari separuh korban adalah perempuan dan anak-anak.
Awad Abu Agala, seorang warga yang kehilangan dua keponakannya, menegaskan tidak ada tempat aman di Gaza.
“Seluruh Jalur Gaza dibom. Utara, selatan, di mana-mana. Anak-anak dibunuh bahkan saat berada di tenda mereka,” ujarnya.
Di Gaza utara, lima warga tewas saat mencari bantuan pangan dekat perlintasan Zikim, tempat konvoi bantuan PBB masuk. Enam korban lainnya dilaporkan meninggal di lokasi berbeda akibat serangan udara dan penembakan.
Kelaparan Ekstrem di Gaza: Israel Membantah
Laporan IPC menyebutkan bahwa hampir setengah juta warga Gaza kini menghadapi kelaparan ekstrem, sekitar seperempat dari populasi. Kondisi ini diperparah oleh blokade Israel, pengungsian massal, serta runtuhnya sistem produksi pangan.
Israel menolak laporan tersebut, menyebutnya sebagai “kebohongan besar” dan menuduh Hamas yang membuat sandera kelaparan. Meski demikian, gambar anak-anak Gaza yang kurus kering telah memicu kemarahan global dan mendorong pemerintah dunia untuk menekan Israel membuka akses bantuan.
Beberapa pekan terakhir, Israel memang mengizinkan bantuan melalui udara dan jalur darat dengan dukungan Gaza Humanitarian Foundation (GHF) yang berbasis di AS. Namun, PBB menegaskan distribusi itu masih jauh dari cukup. Banyak laporan menyebut tentara Israel menembaki kerumunan warga yang mendekati konvoi bantuan.
Ancaman Serangan Darat ke Kota Gaza
Militer Israel dikabarkan bersiap melakukan operasi besar-besaran untuk merebut Kota Gaza, yang disebut masih menjadi basis utama Hamas dengan jaringan terowongan bawah tanah. Kota ini juga masih dihuni ratusan ribu warga sipil, termasuk mereka yang sudah mengungsi dari wilayah lain.
Organisasi medis Doctors Without Borders (MSF) melaporkan bahwa klinik mereka menerima banyak pasien akibat serangan terbaru. Banyak staf dan warga kembali mengungsi karena pemboman yang terus berlangsung.
Harapan Gencatan Senjata dan Pembebasan Sandera
Upaya mencapai gencatan senjata kembali tertunda karena menunggu keputusan Israel. Hamas sebelumnya menyatakan bersedia membebaskan sandera dengan imbalan penghentian perang, tetapi menolak menyerahkan senjata tanpa pembentukan negara Palestina.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan negosiasi pembebasan sandera akan segera dibuka sesuai syarat Israel. Namun, belum jelas apakah akan melibatkan mediator dari AS, Mesir, dan Qatar seperti sebelumnya.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyebut Hamas tidak serius bernegosiasi karena “hanya sedikit sandera yang masih hidup.” Ia menegaskan operasi militer harus segera diselesaikan untuk mengakhiri “pemerasan” tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








