Tim Sepak Bola Palsu Pakistan Dideportasi Jepang, Terbongkar Jaringan Perdagangan Manusia

AKURAT.CO Badan Investigasi Federal (FIA) Pakistan mengungkap kasus penyelundupan manusia berkedok tim sepak bola yang mengejutkan publik. Sebanyak 22 orang yang mengaku sebagai pemain sepak bola Pakistan dideportasi dari Jepang setelah upaya penipuan mereka terbongkar.
Menurut pernyataan FIA pada Rabu (7/9), sindikat perdagangan manusia mengirim “tim sepak bola” palsu itu dengan mengenakan seragam resmi dan mengaku terdaftar di Federasi Sepak Bola Pakistan (PFF). Mereka bahkan mengklaim sudah menjadwalkan pertandingan persahabatan dengan klub Jepang.
Rombongan tersebut berhasil memperoleh visa kunjungan 15 hari dan tiba di Jepang pada Juni 2025. Namun, otoritas imigrasi Jepang segera mencurigai kejanggalan dokumen dan mendeportasi mereka langsung dari bandara. Kasus ini kemudian dilaporkan ke pihak FIA di Pakistan.
FIA menindaklanjuti laporan itu dengan penyelidikan mendalam dan pada Selasa (16/9), menangkap Waqas Ali, tersangka utama yang diduga anggota penting jaringan perdagangan manusia tersebut.
Dalam pemeriksaan, Waqas mengaku jaringannya juga pernah mengirim 17 orang ke Jepang pada 2024 dengan modus serupa, mengatasnamakan Tim Sepak Bola Pakistan. Para “pemain” itu tidak pernah kembali ke Pakistan.
Modus operandi sindikat ini melibatkan dokumen palsu, termasuk surat keterangan (NoC) yang mengatasnamakan PFF dan Kementerian Luar Negeri Pakistan. Setiap “pemain” dilaporkan membayar sekitar PKR 4,5 juta atau setara lebih dari Rp250 juta untuk memproses visa Jepang.
FIA menegaskan penggerebekan lanjutan tengah dilakukan untuk menangkap anggota jaringan lainnya dan menutup praktik penyelundupan manusia berkedok olahraga ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








