Pemimpin Arab Ungkap Terima Kasih Atas Pertemuan dengan Trump yang Janjikan Tak Ada Aneksasi Israel di Tepi Barat

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjanji kepada para pemimpin Arab dan Teluk bahwa ia tidak akan mengizinkan Israel mencaplok Tepi Barat yang diduduki. Janji itu disampaikan dalam pertemuan tertutup di sela Sidang Umum PBB di New York.
Pertemuan dengan Pemimpin Arab dan Teluk
Dalam pertemuan Selasa (23/9/2025), Trump memaparkan rencana perdamaian 21 poin untuk Gaza dan kawasan sekitarnya. Utusan Timur Tengah Trump, Steve Witkoff, menilai proposal itu menjawab kekhawatiran Israel sekaligus kebutuhan negara-negara tetangga.
“Kami yakin dalam beberapa hari mendatang akan ada terobosan penting,” ujar Witkoff di New York.
Para pemimpin Arab dan Islam menyampaikan terima kasih atas pertemuan tersebut. Dalam pernyataan bersama, mereka menyoroti krisis kemanusiaan di Jalur Gaza dan menekankan pentingnya gencatan senjata segera, pembebasan sandera, serta akses bantuan kemanusiaan.
Tekanan untuk Mengakhiri Perang Gaza
Para pemimpin itu juga menegaskan kesiapan bekerja sama dengan Trump demi perdamaian yang adil dan abadi. Mereka menuntut stabilitas di Tepi Barat dan perlindungan tempat suci di Yerusalem, sembari mengingatkan bahwa aneksasi Israel dapat memicu konflik lebih luas.
Israel, di bawah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, terus menolak pembentukan negara Palestina dan mengisyaratkan niat memperluas kendali atas wilayah pendudukan. Negara-negara Arab dan Teluk menilai hanya Washington yang mampu menekan Israel agar menghentikan perang di Gaza.
Ancaman terhadap Perjanjian Abraham
Beberapa negara Arab mengingatkan bahwa aneksasi Tepi Barat bisa merusak Perjanjian Abraham, kesepakatan normalisasi hubungan Israel–Arab yang dimediasi Trump pada masa pemerintahannya dulu. Uni Emirat Arab, salah satu penandatangan utama, menyebut rencana aneksasi sebagai “batas merah” yang berpotensi menggagalkan semangat perjanjian tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









