Thailand Punya PM Baru: Anutin Siap Redam Konflik Perbatasan dan Dorong Referendum Konstitusi

AKURAT.CO Perdana Menteri baru Thailand, Anutin Charnvirakul, menyampaikan rencana kerja pemerintahannya di hadapan parlemen pada Senin (29/9). Dalam pidato pelantikan, Anutin menegaskan tiga fokus utama: pemulihan ekonomi Thailand, penyelesaian konflik perbatasan dengan Kamboja lewat jalur diplomasi, dan mendorong lahirnya konstitusi baru yang lebih demokratis.
Pemilu Thailand dan Konstitusi Baru
Anutin berjanji menggelar pemilu Thailand dalam waktu empat bulan sebagai bagian dari kesepakatan politiknya dengan Partai Rakyat. Partai tersebut, yang memiliki kursi terbanyak di parlemen, memberikan dukungan bagi pencalonan Anutin sebagai perdana menteri dengan syarat pemilu dipercepat.
Partai Rakyat selama ini mengusung agenda perubahan konstitusi yang disusun era militer agar lebih demokratis. Menanggapi hal itu, Anutin menegaskan komitmennya mengadakan referendum bagi pembentukan majelis konstituante yang akan merancang piagam baru dengan tetap menegakkan sistem monarki konstitusional.
Atasi Masalah Ekonomi Thailand
Dalam pidatonya, Anutin menyatakan fokus pemerintah untuk mengurangi utang rumah tangga, menekan biaya listrik, bensin, dan transportasi, serta mengantisipasi dampak perang dagang dan kebijakan tarif Amerika Serikat. Ia juga menekankan pentingnya mengembalikan kepercayaan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Diplomasi Konflik Perbatasan Thailand–Kamboja
Terkait ketegangan konflik perbatasan Thailand–Kamboja, Anutin akan mendorong referendum guna memutuskan apakah Thailand perlu mencabut nota kesepahaman yang ada. Ketegangan antara kedua negara memuncak pada Juli lalu, menewaskan puluhan warga dan tentara serta memaksa lebih dari 260.000 orang mengungsi. Meskipun gencatan senjata telah disepakati, klaim wilayah yang tumpang tindih masih menimbulkan risiko bentrokan.
Agenda Pemerintahan Lainnya
Selain menyoroti isu ekonomi dan perbatasan, Anutin menekankan komitmen pemerintahannya untuk memberantas korupsi dan kejahatan yang meresahkan masyarakat. Ia juga menegaskan akan menindak praktik perjudian ilegal yang merugikan negara serta memperkuat sistem peringatan bencana alam demi melindungi warganya dari risiko bencana. Di bidang lingkungan, Anutin berencana mendorong pengembangan energi bersih sekaligus menurunkan tingkat polusi udara yang kian mengkhawatirkan di berbagai kota besar Thailand.
Anutin, ketua Partai Bhumjaithai, resmi menggantikan Paetongtarn Shinawatra dari Partai Pheu Thai, yang diberhentikan karena pelanggaran etika politik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







