Akurat
Pemprov Sumsel

Berita Terbaru dari Sumud Flotilla: Netanyahu Puji Angkatan Laut Israel Usai Cegat Armada Bantuan ke Gaza

Kumoro Damarjati | 3 Oktober 2025, 08:55 WIB
Berita Terbaru dari Sumud Flotilla: Netanyahu Puji Angkatan Laut Israel Usai Cegat Armada Bantuan ke Gaza


AKURAT.CO Berita terbaru dari Sumud Flotilla menyoroti reaksi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ia secara terbuka memuji pasukan angkatan laut yang berhasil mencegat puluhan kapal bantuan internasional menuju Jalur Gaza pada Rabu (1/10/2025).

Netanyahu: Tindakan Profesional dan Efisien

Dalam pernyataan resminya, Netanyahu menyebut operasi yang berlangsung di Hari Yom Kippur itu sebagai aksi militer yang “profesional dan efisien”.

"Saya memuji para prajurit dan komandan angkatan laut yang menjalankan misi mereka pada Hari Yom Kippur dengan cara paling profesional," kata Netanyahu, dikutip AFP, Jumat (3/10).

Menurut Netanyahu, tindakan pencegatan itu bukan hanya soal keamanan, tetapi juga mencegah upaya internasional untuk mendeligitimasi Israel.

41 Kapal Dicegat, Ratusan Aktivis Ditahan

Seorang pejabat Israel menambahkan bahwa lebih dari 400 aktivis pro-Palestina dari berbagai negara ditahan setelah berada di atas 41 kapal armada Global Sumud Flotilla. Semua peserta kemudian dipindahkan ke pelabuhan Ashdod untuk diproses oleh polisi.

Israel menyebut operasi tersebut berlangsung selama 12 jam dan berhasil menggagalkan “penyerbuan besar-besaran” ke wilayah yang mereka anggap masuk dalam blokade maritim sah atas Gaza.

Hamas Kecam: “Kejahatan Pembajakan”

Namun, reaksi berbeda datang dari pihak Hamas. Mereka menuduh Tel Aviv melakukan “kejahatan pembajakan” terhadap armada bantuan yang berlayar mendekati Jalur Gaza. Hamas menyerukan dunia internasional untuk mengecam tindakan Israel yang dianggap melanggar hukum kemanusiaan.

Global Sumud Flotilla: Misi Kemanusiaan

Global Sumud Flotilla sendiri terdiri dari sekitar 45 kapal yang diberangkatkan dari Spanyol pada bulan lalu. Armada itu membawa tokoh politik, aktivis internasional, dan relawan, termasuk aktivis lingkungan Swedia Greta Thunberg. Tujuan mereka adalah menembus blokade Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan, terutama di tengah laporan PBB mengenai krisis kelaparan di Gaza.

Blokade Gaza dan Isu Legitimasi

Netanyahu menegaskan bahwa blokade Gaza adalah kebijakan keamanan untuk mencegah penyelundupan senjata ke Hamas. Sebaliknya, kelompok pro-Palestina melihat pencegatan Sumud Flotilla sebagai upaya membungkam solidaritas internasional dan memperparah penderitaan warga sipil.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.