Sembilan Warganya Masih Ditahan Israel, Malaysia Tuntut Pembebasan Tanpa Syarat Relawan Sumud Flotilla

AKURAT.CO Pemerintah Malaysia menuntut pembebasan segera dan tanpa syarat terhadap semua relawan yang tergabung dalam misi Freedom Flotilla Coalition (FFC) dan Thousand Madleens To Gaza (TMTG). Mereka ditahan oleh pasukan Israel saat membawa bantuan kemanusiaan menuju Gaza.
Dalam pernyataan resmi pada Rabu (8/10), Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra) mengecam keras tindakan intersepsi dan serangan yang dilakukan oleh rezim Zionis Israel terhadap kapal kemanusiaan dan para relawan yang terlibat dalam kedua misi tersebut.
Wisma Putra mengonfirmasi bahwa sembilan warga negara Malaysia termasuk di antara relawan yang berada di dalam armada kemanusiaan tersebut.
“Keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga negara Malaysia tetap menjadi prioritas utama pemerintah,” tegas pernyataan itu.
Kementerian menilai tindakan Israel sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional, termasuk hukum maritim, hukum humaniter, dan hukum hak asasi manusia.
“Agresi di perairan internasional terhadap misi kemanusiaan yang damai tidak dapat diterima. Malaysia menuntut Israel menghormati hak-hak para relawan dan menjamin keselamatan serta martabat mereka,” lanjut pernyataan tersebut.
Wisma Putra juga menyampaikan bahwa semua misi diplomatik Malaysia di kawasan terkait telah disiagakan penuh untuk menangani insiden ini. Pemerintah melakukan koordinasi erat dengan otoritas dan negara-negara lain guna memastikan pembebasan para relawan.
“Kami tengah berupaya aktif menjamin pembebasan segera dan aman bagi semua peserta yang ditahan, serta memastikan kesejahteraan mereka terlindungi,” tambah Wisma Putra.
Malaysia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina serta mendorong upaya internasional guna mengakhiri krisis kemanusiaan di Gaza.
“Malaysia berdiri teguh dalam solidaritas penuh bersama rakyat Palestina dan akan terus berjuang demi perdamaian yang adil, menyeluruh, dan abadi di kawasan tersebut,” tutup pernyataan itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








