Donald Trump Kesal dengan Foto Sampul Majalah TIME: “Rambut Saya Hilang!”

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkenal dengan kepercayaan dirinya, dan tingkah narsistiknya. Ia kerap terlihat menyombongkan dan membanggakan diri di depan publik. Itu sebabnya untuk urusan foto yang terpampang di media pun, ia urusi.
Trump mengaku sebenarnya menyukai artikel TIME yang menyorot upayanya mendorong perdamaian di Timur Tengah, tapi ia tak bisa menahan diri untuk mengomentari foto yang dipilih untuk menghiasi sampul majalah itu.
“Majalah TIME menulis artikel yang relatif bagus tentang saya, tetapi fotonya mungkin yang terburuk sepanjang masa,” tulis Trump di media sosial Truth Social, Selasa (14/10).
Menurut Trump, foto tersebut “menghilangkan” rambut khasnya dan bahkan menampilkan sesuatu yang aneh di atas kepalanya. “Ada semacam mahkota kecil yang melayang di atas kepala saya. Sangat aneh!” tambahnya.
Foto yang dimaksud menampilkan Trump dari sudut bawah, memperlihatkan leher dan dagunya dengan pencahayaan yang cukup dramatis. TIME sendiri mengunggah foto itu di akun X mereka pada Senin (13/10), memicu berbagai komentar dari warganet — sebagian membela Trump, sebagian lagi menilai foto itu justru “ikonik”.
Trump, yang dikenal perfeksionis terhadap citranya di media, tampaknya belum bisa menerima hasil tersebut. “Saya tidak pernah suka difoto dari sudut bawah, tetapi ini sangat buruk. Apa yang mereka pikirkan?” tulisnya lagi.
Meski kesal dengan foto sampul majalah TIME, Trump baru-baru ini menuai banyak pujian karena berhasil menengahi gencatan senjata Gaza setelah dua tahun perang berkecamuk. Kesepakatan itu berujung pada pembebasan seluruh sandera oleh Hamas dan pembebasan ribuan tahanan Palestina oleh Israel.
Artikel TIME yang terbit pada 10 Oktober menggambarkan keberhasilan itu sebagai “langkah penebusan dosa bagi Trump,” setelah sebelumnya ia dianggap mengabaikan peran kepemimpinan Amerika di dunia internasional.
Menariknya, ini bukan kali pertama Trump berseteru dengan majalah TIME. Ia diketahui mengikuti dengan saksama setiap ulasan tentang dirinya — bahkan dua kali dinobatkan sebagai “Person of the Year”, pada 2016 dan 2024.
Sepertinya, kali ini Trump tak ingin gelar baru “Foto Terburuk Sepanjang Masa” ikut menambah daftar prestasinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









