Belgia Siap Kirim Jet Tempur F-16 ke Ukraina, Gantikan dengan F-35

AKURAT.CO Belgia dikabarkan semakin dekat untuk mengirim puluhan jet tempur F-16 Fighting Falcon ke Ukraina. Langkah ini menjadi bagian dari strategi modernisasi Angkatan Udara Belgia yang kini mulai menerima armada jet tempur siluman terbaru, F-35A Lightning II.
Menurut laporan AFP, Rabu (15/10/2025), Belgia — yang merupakan anggota NATO dan salah satu pendukung utama Ukraina — akan menerima 40 unit F-35A. Pengiriman pertama empat unit pesawat telah dilakukan pekan ini. Menteri Pertahanan Belgia, Theo Francken, mengatakan bahwa penerimaan F-35A akan membuka jalan bagi pengiriman jet F-16 ke Ukraina.
Meski begitu, keputusan akhir soal transfer tersebut belum difinalkan. Pemerintah Belgia masih menunggu kesiapan teknis dan politik sebelum memberikan izin penuh kepada Kiev. Prosesnya bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun, tergantung pada kecepatan Belgia menerima seluruh pesanan F-35.
Sebelumnya, pejabat Brussels juga telah menyatakan niat untuk mengirim sekitar 30 unit F-16 ke Ukraina. Jika rencana ini terealisasi, maka Belgia akan menjadi negara dengan transfer F-16 terbesar ke Kiev.
Selain F-16, Angkatan Udara Ukraina juga mengoperasikan jet tempur Dassault Mirage 2000 dari Prancis dan akan segera menerima Gripen dari Swedia. Jet-jet ini digunakan untuk mempertahankan wilayah udara Ukraina serta mencegat rudal balistik, rudal jelajah, dan drone kamikaze Rusia.
Transisi Ukraina dari pesawat buatan Soviet ke jet tempur NATO sempat menjadi tantangan besar, terutama karena perbedaan sistem dan bahasa teknis. Namun, Ukraina kini telah melatih sejumlah pilot dan teknisi yang mampu mengoperasikan dan merawat jet tempur F-16 dengan standar NATO.
Hingga saat ini, Ukraina telah menerima atau dijanjikan sekitar 85 unit F-16 dari berbagai negara, termasuk Belanda (24 unit), Denmark (19 unit), dan Norwegia (12 unit). Tidak semua pesawat dalam kondisi seragam, sehingga perawatan menjadi salah satu tantangan utama.
Jika Belgia benar-benar mengeksekusi rencana transfer armada F-16-nya, langkah ini akan semakin memperkuat pertahanan udara Ukraina dalam menghadapi agresi Rusia yang terus berlanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







