Akurat
Pemprov Sumsel

Donald Trump Ancam Hentikan Dana Federal Jika Zohran Mamdani Menang Pemilu New York

Kumoro Damarjati | 4 November 2025, 10:51 WIB
Donald Trump Ancam Hentikan Dana Federal Jika Zohran Mamdani Menang Pemilu New York

 

AKURAT.CO - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu kontroversi menjelang pemilihan Wali Kota New York. Dalam pernyataannya di platform Truth Social, Trump mengancam akan menghentikan sebagian besar dana federal untuk Kota New York jika kandidat progresif Zohran Mamdani terpilih sebagai wali kota.

"Jika kandidat komunis Zohran Mamdani menang, sangat kecil kemungkinan saya akan mengucurkan dana federal untuk New York, kecuali jumlah minimum yang diwajibkan,” tulis Trump. “Saya tidak mau menghabiskan uang baik untuk kota yang dipimpin dengan buruk.”

Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada Senin (3/11), sehari sebelum pemungutan suara berlangsung.

Trump Sebut Mamdani “Komunis”, Pilih Kandidat Lain

Trump juga menyatakan lebih memilih mantan Gubernur New York, Andrew Cuomo—yang maju sebagai kandidat independen—dibanding Mamdani maupun calon dari Partai Republik, Curtis Sliwa.

“Saya lebih memilih seorang Demokrat dengan rekam jejak keberhasilan daripada seorang komunis tanpa pengalaman dan penuh kegagalan,” tulisnya.

Cuomo, yang kini maju sebagai kandidat independen untuk menghindari pemilihan pendahuluan Partai Demokrat, langsung menanggapi komentar Trump dan menyebut bahwa pemilih Republik seharusnya mengikuti arahan presiden.

Faktanya: Presiden AS Tidak Punya Wewenang Langsung Menghentikan Dana

Secara hukum, presiden tidak dapat seenaknya menghentikan dana federal untuk satu kota, karena anggaran ditetapkan oleh Kongres AS. Tindakan menahan anggaran tanpa dasar hukum dikenal sebagai impoundment dan dilarang oleh undang-undang federal.

Namun, pemerintahan Trump sebelumnya memang pernah menahan aliran dana federal untuk New York, termasuk:

Pemotongan dana kontra-terorisme sebesar US$34 juta (yang kemudian diputuskan ilegal oleh hakim federal)

Penundaan dana US$18 miliar untuk proyek terowongan saat terjadi penutupan pemerintahan

Penolakan rencana congestion pricing New York yang menyebabkan sengketa dengan pemerintah federal.

Karena itu, ancaman Trump dianggap bukan sekadar retorika politik, melainkan kelanjutan dari pola kebijakan sebelumnya.

Zohran Mamdani Balas Trump: "Ini Ancaman, Bukan Hukum"

Mamdani, anggota DPR negara bagian New York dari Partai Demokrat yang dikenal berhaluan progresif, menanggapi ancaman Trump dalam kampanye di Queens.

“Ini bukan dana pemberian Donald Trump. Ini dana yang memang menjadi hak New York. Ancaman ini bukan hukum,” kata Mamdani.

Ia juga menuding Trump mendukung Cuomo karena menginginkan pemimpin yang akan tunduk kepada pemerintah federal, bukan pemimpin yang membela kepentingan warga kota.

Survei Terbaru: Mamdani Masih Unggul

Berdasarkan survei Atlas Intel hingga 30 Oktober 2025:

Zohran Mamdani: 41%

Andrew Cuomo: 34%

Curtis Sliwa: 24%

Jika hasil tersebut stabil, Mamdani berpotensi menang dengan selisih dua digit.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.