Ledakan Misterius di Dekat Red Fort Guncang New Delhi, Korban Tewas Capai Delapan Orang

AKURAT.CO Sedikitnya delapan orang tewas dan 19 lainnya terluka setelah sebuah mobil meledak di kawasan padat penduduk di dekat Benteng Merah (Red Fort), New Delhi, India, pada Senin (10/11). Polisi dan tim forensik kini tengah menyelidiki penyebab ledakan yang mengguncang jantung ibu kota tersebut.
Menurut laporan AFP, ledakan hebat terjadi di kawasan Old Delhi, tak jauh dari situs bersejarah Red Fort yang menjadi ikon nasional India. Api dari mobil yang meledak menyambar kendaraan lain di sekitarnya dan menimbulkan kepanikan warga.
“Kami masih menyelidiki semua kemungkinan. Terlalu dini untuk menyimpulkan penyebab insiden ini,” kata Menteri Dalam Negeri India Amit Shah kepada wartawan, seraya menambahkan bahwa hasil analisis forensik akan menentukan arah penyelidikan.
Pada Selasa pagi, petugas kepolisian dan tim penjinak bom terlihat memeriksa puing-puing kendaraan yang hangus terbakar. Area kejadian ditutup dengan kain putih dan dijaga ketat oleh aparat bersenjata.
Tim Antiteror dan Forensik Diterjunkan
Baik unit forensik nasional maupun badan antiteror India ikut dilibatkan dalam penyelidikan. Pemerintah juga meningkatkan pengamanan di berbagai titik strategis di New Delhi setelah ledakan tersebut.
Pejabat pemadam kebakaran AK Malik mengatakan, delapan korban telah dipastikan meninggal dunia, sementara 19 lainnya masih dirawat di rumah sakit. Media lokal Press Trust of India (PTI) melaporkan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan meningkat menjadi sembilan orang.
Saksi mata menggambarkan suasana mencekam sesaat setelah kejadian.
“Saya melihat mobil itu meledak saat sedang melaju. Orang-orang terbakar, kami mencoba menolong mereka,” kata Dharmindra Dhaga (27) kepada AFP.
“Namun banyak orang justru sibuk merekam video dan mengambil foto.”
Pemerintah India Sampaikan Duka dan Tinjau Situasi
Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan meminta aparat keamanan segera mengusut tuntas penyebab ledakan.
“Saya telah meninjau situasi bersama Menteri Dalam Negeri. Doa saya untuk para korban dan semoga yang terluka segera pulih,” ujar Modi dalam pernyataannya.
Di rumah sakit LNJP, ruang gawat darurat dipenuhi korban luka bakar dan warga yang mencari keluarga mereka. Seorang wanita terlihat menangis di luar ruang perawatan suaminya yang mengalami luka serius akibat ledakan.
Reaksi Dunia dan Dampak Keamanan
Pemimpin oposisi Rahul Gandhi menyebut peristiwa itu sebagai “tragedi yang memilukan”, sementara Departemen Luar Negeri AS menyampaikan simpati dan mengatakan akan terus memantau perkembangan situasi di India.
Benteng Merah (Red Fort), tempat kejadian berada di dekatnya, merupakan situs bersejarah abad ke-17 yang menjadi lokasi pidato tahunan Perdana Menteri India pada Hari Kemerdekaan.
Pihak berwenang hingga kini belum memastikan apakah ledakan tersebut terkait dengan aksi teror atau kecelakaan teknis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







