Untuk Tangani Lonjakan Serangan Beruang, Jepang Pekerjakan Lagi Pensiunan Polisi

AKURAT.CO Pemerintah Jepang berencana melibatkan mantan polisi dan personel bersenjata lain untuk membantu mengendalikan populasi beruang yang semakin sering menyerang warga. Langkah ini diambil setelah kasus serangan beruang mencapai rekor tertinggi sepanjang tahun ini.
Kebijakan tersebut disampaikan Kepala Sekretaris Kabinet, Minoru Kihara, usai memimpin rapat khusus tingkat menteri pada Jumat (14/11).
Pemerintah menyetujui paket kebijakan yang mencakup perekrutan mantan polisi dan mantan anggota militer yang memiliki pengalaman menggunakan senjata untuk membantu upaya pembasmian beruang.
Sejak April, serangan beruang di Jepang telah menewaskan 13 orang—angka tertinggi yang pernah tercatat. Laporan kemunculan beruang di area permukiman terus meningkat, mulai dari masuk ke rumah warga, berkeliaran di dekat sekolah, hingga merusak toko dan supermarket.
“Paket ini bertujuan menekan populasi beruang yang berlebih dengan mengeluarkan mereka dari habitat manusia dan meningkatkan intensitas penangkapan,” ujar Kihara seperti dikutip AFP.
Langkah darurat ini diambil menyusul meningkatnya kekhawatiran publik dan desakan pemerintah daerah yang kewalahan menghadapi invasi beruang ke wilayah penduduk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








