AS Tetapkan Cartel de los Soles sebagai Organisasi Teroris Asing

AKURAT.CO Amerika Serikat akan menetapkan Cartel de los Soles sebagai Foreign Terrorist Organization (FTO) pada 24 November. Langkah ini diumumkan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, pada Minggu waktu setempat.
Dalam pernyataannya, Departemen Luar Negeri AS menuding kelompok tersebut dipimpin Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan sejumlah pejabat tinggi negara. Washington juga mengeklaim Cartel de los Soles terlibat dalam kekerasan bermotif teror bersama kelompok lain seperti Tren de Aragua dan Kartel Sinaloa, serta bertanggung jawab atas penyelundupan narkoba ke AS dan Eropa.
Eskalasi Ketegangan di Karibia
Penetapan ini diumumkan di tengah meningkatnya kehadiran militer AS di kawasan Karibia, termasuk kedatangan kapal induk terbesar dunia pada Minggu. Ketegangan antara Presiden AS Donald Trump dan Maduro kembali memuncak setelah militer AS melakukan serangan ke-21 terhadap kapal yang diduga digunakan untuk penyelundupan narkoba pada akhir pekan.
Trump mengatakan status baru ini memungkinkan militer AS menargetkan aset dan infrastruktur yang terkait Maduro di Venezuela, meski belum ada keputusan resmi untuk melakukan operasi tersebut. “Itu memungkinkan, tetapi belum tentu akan dilakukan,” ujarnya kepada media.
Otorisasi dan Perdebatan Hukum
Trump juga menyebut pemerintahannya tidak membutuhkan otorisasi Kongres untuk aksi militer di Venezuela, meski ia mengatakan akan tetap memberi informasi kepada para legislator. Sejumlah pakar sebelumnya meragukan legalitas serangan AS terhadap kapal yang diduga terlibat perdagangan narkoba, mengingat AS tidak sedang berada dalam kondisi perang dengan Venezuela.
Penetapan sebagai FTO memang memungkinkan presiden AS menjatuhkan sanksi, namun tidak secara eksplisit memberi wewenang penggunaan kekuatan militer.
Tinjauan Kongres dan Dampak Penetapan
Kongres AS memiliki waktu tujuh hari setelah mendapat pemberitahuan untuk meninjau keputusan tersebut. Tanpa penolakan dari Kongres, status FTO akan otomatis berlaku.
Penetapan FTO merupakan salah satu langkah kontraterorisme paling serius dari Departemen Luar Negeri. Warga AS dilarang memberikan dukungan materi apa pun kepada organisasi yang masuk daftar, dan anggotanya otomatis dilarang masuk ke wilayah AS.
Latar Belakang dan Tuduhan Lama
Pada Juli lalu, Departemen Keuangan AS telah menetapkan Cartel de los Soles sebagai “Specially Designated Global Terrorist” dan menuduh kelompok itu mendukung jaringan kriminal Tren de Aragua dan Kartel Sinaloa. Nama kelompok tersebut merujuk pada simbol matahari (soles) pada seragam sejumlah pejabat militer Venezuela.
Selain itu, Jaksa Agung AS Pam Bondi pada Agustus menawarkan hadiah USD 50 juta untuk informasi yang dapat membawa Maduro ke pengadilan atas dugaan kasus narkotika, meski belum ada bukti konklusif yang dipublikasikan.
Pemerintah Venezuela membantah seluruh tuduhan. Beberapa analis, termasuk peneliti International Crisis Group Phil Gunson, menyebut istilah Cartel de los Soles awalnya merupakan label jurnalistik yang menggambarkan dugaan keterlibatan pejabat Venezuela dalam penyelundupan narkoba. Namun ia tidak menampik adanya keterlibatan aparat dan pejabat tertentu dalam aktivitas ilegal tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








