Trump Bela Putra Mahkota MBS, Istri Jamal Khashoggi: Tak Ada Keadilan!

AKURAT.CO Istri jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi, Hanan Khashoggi, menyatakan bahwa “tidak ada keadilan” yang diberikan terkait pembunuhan suaminya pada 2018. Khashoggi, yang dikenal sebagai pengkritik keras pemerintah Saudi, tewas dibunuh oleh agen Saudi di Konsulat Saudi di Istanbul.
Laporan intelijen Amerika Serikat sebelumnya menyimpulkan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) terlibat dalam perintah penangkapan atau pembunuhan tersebut. MBS membantah memerintahkan operasi itu, tetapi mengakui bertanggung jawab sebagai pemimpin de facto kerajaan.
MBS melakukan kunjungan ke Gedung Putih pada Selasa waktu setempat, kunjungan pertamanya dalam tujuh tahun. Presiden AS Donald Trump membela sang putra mahkota dan meragukan penilaian intelijennya sendiri terkait kasus Khashoggi.
Trump bahkan menyebut Khashoggi sebagai sosok yang “kontroversial” dan mengatakan “banyak orang tidak menyukainya”.
“Mereka Menghancurkan Hidup Saya”
Dalam wawancara dengan Sky News, Hanan Khashoggi menyatakan kecewa atas pernyataan Trump. Ia menegaskan suaminya adalah “pria hebat, profesional, dan berani.” Ia juga meminta kompensasi dari MBS dan mendesak agar jenazah Khashoggi dikembalikan untuk dimakamkan secara layak.
“Suami saya tidak kontroversial atau tidak disukai. Tapi meskipun ia kontroversial, itu tidak membenarkan penculikan, penyiksaan, pembunuhan, dan penghancuran tubuhnya,” kata Hanan.
“Mereka membunuh suami saya, mereka menghancurkan hidup saya. Mereka harus memberikan kompensasi,” ujarnya.
Trump: “Hal-Hal Seperti Itu Terjadi”
Menanggapi pertanyaan soal kasus tersebut di Oval Office, Trump mengatakan, “Suka atau tidak suka, hal-hal seperti itu terjadi. Tapi dia (MBS) tidak tahu apa-apa soal itu, dan kita cukup sampai di situ.”
Trump juga meminta agar media tidak “mempermalukan tamu” dengan pertanyaan tentang pembunuhan tersebut. Ia bahkan memuji rekam jejak hak asasi manusia Arab Saudi tanpa menyebutkan contoh spesifik.
Sementara itu, kelompok HAM menilai pemerintah Saudi masih menekan para aktivis, jurnalis, dan pembangkang politik. Mereka juga menyoroti lonjakan eksekusi mati yang dikaitkan dengan upaya meredam oposisi internal.
Dalam kunjungan tersebut, MBS mengumumkan peningkatan rencana investasi Arab Saudi di AS menjadi US$1 triliun, naik dari komitmen sebelumnya sebesar US$600 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








