Penembakan Massal di California Tewaskan Empat Orang, Tiga di Antaranya Anak-anak

AKURAT.CO Sedikitnya empat orang tewas, termasuk tiga anak-anak, dalam insiden penembakan massal di sebuah acara keluarga di Stockton, California, Amerika Serikat, Sabtu (30/11/2025) waktu setempat. Selain korban tewas, 11 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Menurut keterangan Kantor Sheriff San Joaquin County, para korban berusia masing-masing 8 tahun, 9 tahun, 14 tahun, dan 21 tahun. Penembakan terjadi di sebuah restoran di wilayah California utara.
Pelaku penembakan hingga kini masih dalam pengejaran polisi. Otoritas menyebut insiden ini diduga merupakan penyerangan yang bersifat terarah (targeted).
Wakil Wali Kota Stockton, Jason Lee, sebelumnya menyatakan bahwa penembakan terjadi saat acara ulang tahun anak, meski pihak kepolisian belum memberikan konfirmasi detail terkait jenis acara tersebut.
“Pesta ulang tahun seharusnya tidak menjadi tempat di mana keluarga merasa takut akan kehilangan nyawa,” tulis Jason Lee dalam pernyataan di media sosial.
Kantor Sheriff San Joaquin County menyampaikan bahwa penembakan terjadi sesaat sebelum pukul 18.00 waktu setempat. Pihak berwajib kini meminta bantuan publik yang memiliki informasi, rekaman video, atau saksi mata untuk mendukung penyelidikan.
Juru bicara kantor sheriff, Heather Brent, menyebut kasus ini sebagai peristiwa yang sulit diterima.
“Kejadian ini tidak dapat dibayangkan. Ini investigasi aktif dan masih berkembang. Indikasi awal menunjukkan insiden ini kemungkinan merupakan serangan yang ditargetkan, dan semua kemungkinan sedang ditelusuri,” ujarnya.
Wali Kota Stockton, Christina Fugazi, turut mengecam insiden tersebut.
“Keluarga seharusnya berkumpul, bukan berada di rumah sakit menunggu harapan agar orang yang mereka cintai bertahan hidup,” ungkapnya.
California dikenal sebagai salah satu negara bagian di AS yang memiliki kebijakan kontrol senjata paling ketat. Namun, undang-undang ini beberapa kali mendapat tantangan hukum. Pada 2021, seorang hakim federal membatalkan larangan penggunaan senjata serbu seperti AR-15. Setahun kemudian, Mahkamah Agung AS memperluas hak membawa senjata dan membatalkan aturan pembatasan senjata di New York, yang berpotensi mempengaruhi regulasi serupa di California.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







