Kriminalitas Disorot, Polisi London Pamer Catatan Kasus Pembunuhan Terendah dalam 11 Tahun

AKURAT.CO Jumlah kasus pembunuhan di London sepanjang 2025 tercatat sebagai yang terendah sejak 2014. Data terbaru kepolisian Inggris yang dirilis Senin menunjukkan tren penurunan kejahatan, di tengah meningkatnya kritik terhadap Wali Kota London Sadiq Khan terkait isu kriminalitas.
Berdasarkan data tersebut, terdapat 97 kasus pembunuhan di London selama 2025. Angka ini juga menjadikan tingkat pembunuhan per kapita di ibu kota Inggris itu sebagai yang terendah sejak pencatatan resmi dimulai pada 1997.
Menanggapi data itu, Sadiq Khan menyatakan bahwa fakta di lapangan bertolak belakang dengan narasi yang menyebut London semakin tidak aman.
“Banyak pihak berusaha menggambarkan London secara negatif, tetapi data menunjukkan kenyataan yang sangat berbeda,” kata Khan dalam pernyataan resminya.
Ia menegaskan, pendekatan pemerintah kota yang tegas terhadap kejahatan sekaligus menangani akar masalah kriminalitas mulai membuahkan hasil.
Sadiq Khan sebelumnya mendapat kritik keras dari politisi Partai Konservatif dan kelompok sayap kanan di Inggris, serta sejumlah tokoh internasional, termasuk pemilik platform X, Elon Musk, yang menuding tingkat kriminalitas di London meningkat.
Sebagian kritik tersebut dikaitkan dengan sikap Khan yang mendukung kebijakan pro-imigrasi. Politikus Partai Buruh itu juga kerap menjadi sasaran serangan bernuansa Islamofobia di media sosial sejak menjabat sebagai Wali Kota London pada 2016.
Kepolisian Metropolitan London menyatakan, penurunan angka pembunuhan menjadi bukti bahwa London tetap aman bagi warga dan pengunjung.
“Statistik berbicara dengan jelas. London adalah kota yang aman untuk ditinggali, bekerja, dan dikunjungi. Berkat kerja keras para petugas, kejahatan kekerasan menurun dan angka pembunuhan berada di level terendah sejak 2014,” demikian pernyataan kepolisian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









