Terkuak dalam Epstein Files, Kiswah Ka'bah Pernah Dikirim ke Rumah Jeffrey Epstein di AS

AKURAT.CO Baru-baru ini, dokumen yang dirilis terkait terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengungkapkan kisah yang tidak biasa tentang pengiriman potongan Kiswah, kain penutup Ka'bah, ke kediamannya di Amerika Serikat.
Informasi ini berasal dari email korespondensi yang mengungkap pengiriman kontroversial tersebut.
Meskipun dokumen-dokumen tersebut merinci pengiriman, tidak ada penjelasan eksplisit mengenai alasan atau bagaimana Epstein mendapatkan potongan kain suci tersebut.
Baca Juga: Pendaftaran SNBP 2026 Resmi Dibuka, Simak Cara Cek Daya Tampung dan Ketentuannya!
Pengungkapan Dokumen Epstein Files
Epstein Files, berkas-berkas kasus Jeffrey Epstein yang dibuka ke publik oleh Kementerian Kehakiman AS, memuat korespondensi email seputar pengiriman kain suci dari Ka'bah (Kiswah) di Makkah, Arab Saudi, ke Amerika Serikat (AS).
Pengungkapan ini terjadi seiring dengan rilis jutaan dokumen terkait terpidana kejahatan seksual tersebut.
Dokumen-dokumen ini yang juga dibuka oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ), mengindikasikan adanya pengiriman tiga potong kain Kiswah kepada Epstein.
Baca Juga: Berhasil Tekan Transaksi Judi Online, PPATK Juga Ikut Awasi Penyaluran Dana Program MBG
Kronologi Pengiriman Kiswah
Korespondensi email bertanggal Februari dan Maret 2017 menunjukkan bahwa pengiriman ini diatur melalui kontak yang terkait dengan Uni Emirat Arab (UEA).
Seorang pengusaha asal Uni Emirat Arab, Aziza Al-Ahmadi, bekerja sama dengan seorang pria bernama Abdullah Al-Maari, mengatur pengiriman tiga potongan kain yang terkait dengan Kiswah.
Email tersebut merinci bahwa barang-barang itu dikirim melalui jalur kargo udara dari Arab Saudi ke Florida dengan maskapai British Airways.
Proses pengiriman melibatkan koordinasi terkait faktur, pengaturan kepabeanan, serta distribusi di dalam wilayah Amerika Serikat.
Potongan-potongan kain yang dikirimkan terdiri dari tiga bagian: satu dari bagian dalam Ka'bah, satu dari kain penutup luar yang telah digunakan, serta satu lagi yang terbuat dari bahan yang sama namun belum digunakan.
Potongan yang belum digunakan itu disebut dalam korespondensi sebagai "karya seni" untuk mengklasifikasikan pengiriman tersebut.
Semua kiriman itu tiba di rumah Epstein pada Maret 2017. Saat itu, Epstein telah menjalani hukuman penjara dan terdaftar sebagai pelaku kejahatan seksual.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








