AKURAT.CO Delapan pemain ski tewas akibat longsoran salju (avalanche) di kawasan Danau Tahoe, California, Amerika Serikat. Satu orang lainnya dilaporkan hilang dan diduga meninggal dunia, menurut laporan media pada Rabu (18/2).
Pihak berwenang menyatakan rombongan tersebut tengah melakukan perjalanan ski satu hari pada Selasa ketika longsoran salju menerjang area tersebut. Enam anggota kelompok berhasil selamat, namun satu orang masih dinyatakan hilang dan diyakini telah meninggal dunia.
“Kami sudah berbicara dengan keluarga korban yang masih belum ditemukan dan memberi tahu bahwa misi kami telah berubah dari pencarian dan penyelamatan menjadi operasi pemulihan jenazah. Ini percakapan yang sangat sulit untuk dilakukan dengan keluarga,” ujar Sheriff Nevada County, Shannan Moon, kepada wartawan.
Pejabat setempat menyebutkan longsoran salju membentang sepanjang kurang lebih satu lapangan sepak bola Amerika, atau sekitar 100 yard (91 meter).
Upaya evakuasi dan pemulihan terkendala kondisi cuaca buruk, dengan jarak pandang nyaris nol akibat hujan salju lebat dan angin kencang. Delapan jenazah korban yang telah dikonfirmasi serta satu korban yang diduga meninggal masih berada di lokasi kejadian. Risiko longsoran susulan di area tersebut juga masih tinggi.
“Risikonya tetap sama tingginya meskipun misi telah beralih menjadi pemulihan. Kami ingin memastikan para petugas pertama yang turun ke lapangan tetap aman,” kata Moon.
Sheriff Placer County, Wayne Woo, yang turut membantu operasi, mengatakan proses evakuasi seluruh korban kemungkinan memerlukan waktu.
“Kami semua berkomitmen untuk menuntaskan ini hingga akhir. Saat ini, kami harus menunggu hingga cuaca membaik dan memastikan setiap korban dapat dievakuasi dari gunung tersebut,” ujarnya.