Ribuan Tentara Gugur, Korea Utara Bangun Perumahan Khusus untuk Keluarga Korban Perang Ukraina

AKURAT.CO Korea Utara pada Senin (16/2) mengumumkan telah merampungkan pembangunan kawasan permukiman baru di ibu kota Pyongyang yang diperuntukkan bagi keluarga tentara Korea Utara yang tewas saat bertempur bersama pasukan Rusia di Ukraina. Proyek ini disebut sebagai bagian dari upaya pemimpin negara itu, Kim Jong Un, untuk menghormati prajurit yang gugur.
Media pemerintah menayangkan foto Kim Jong Un meninjau kawasan baru bernama Saeppyol Street serta mengunjungi rumah sejumlah keluarga tentara. Ia tampak didampingi putrinya yang kerap tampil dalam acara kenegaraan, yang diyakini bernama Kim Ju Ae. Dalam pernyataannya, Kim berjanji akan membalas pengorbanan para “martir muda” yang disebutnya telah menyerahkan segalanya bagi tanah air.
Dalam beberapa bulan terakhir, Korea Utara meningkatkan kampanye propaganda yang menonjolkan peran pasukannya dalam perang Rusia di Ukraina. Sejumlah inisiatif dilakukan, mulai dari pembangunan dinding memorial hingga museum khusus. Pengamat menilai langkah ini bertujuan memperkuat persatuan internal sekaligus meredam potensi ketidakpuasan publik.
Hubungan militer Pyongyang dan Moskow juga dilaporkan semakin erat. Kim Jong Un disebut telah mengirim ribuan personel militer serta berbagai peralatan tempur, termasuk artileri dan rudal, untuk mendukung operasi militer Rusia di Ukraina yang dipimpin Presiden Vladimir Putin. Kedua negara dinilai memiliki kepentingan bersama dalam menghadapi tekanan dari Washington.
Badan intelijen Korea Selatan pekan lalu melaporkan kepada parlemen bahwa sekitar 6.000 tentara Korea Utara diperkirakan tewas atau terluka selama penugasan di medan perang Ukraina, tanpa merinci jumlah korban tewas. Pada laporan sebelumnya tahun lalu, jumlah korban tewas diperkirakan sekitar 600 orang.
Menurut paparan tertutup kepada anggota parlemen, badan intelijen menilai pasukan Korea Utara memperoleh pengalaman tempur modern serta dukungan teknis dari Rusia yang berpotensi meningkatkan kemampuan sistem persenjataan mereka.
Pembangunan kawasan hunian baru tersebut berlangsung menjelang kongres besar partai berkuasa yang dijadwalkan digelar akhir bulan ini. Dalam forum itu, Kim Jong Un diperkirakan akan memaparkan arah kebijakan dalam dan luar negeri untuk lima tahun ke depan sekaligus memperkuat konsolidasi kekuasaannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







