Israel dan AS Luncurkan Serangan ke Iran, Ledakan Guncang Teheran

AKURAT.CO Israel dilaporkan melancarkan serangan terhadap Iran, pada Sabtu (28/2/2026).
Serangan ini dikabarkan merupakan operasi militer gabungan antara Israel dan Amerika Serikat (AS), menurut seorang pejabat AS.
Laporan ini muncul di tengah upaya diplomatik antara AS dan Iran untuk mencapai kesepakatan terkait program nuklir.
Serangan Pendahuluan Israel
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa serangan tersebut bertujuan untuk menghilangkan ancaman terhadap Negara Israel.
Serangan ini dilaporkan telah direncanakan selama berbulan-bulan, dengan tanggal peluncuran diputuskan beberapa minggu sebelumnya.
Baca Juga: Imbas ART, Durasi PKWT Dipangkas dari 3 Tahun Jadi 1 Tahun
Setelah serangan, sirene berbunyi di wilayah Israel dan keadaan darurat diumumkan untuk mengantisipasi kemungkinan serangan rudal balasan dari Iran.
Otoritas Bandara Israel juga mengumumkan penutupan wilayah udara untuk semua penerbangan sipil dan mendesak masyarakat untuk tidak datang ke bandara.
Bukti dan Konfirmasi dari Iran
Saluran berita milik negara Iran, IRINN, mengonfirmasi adanya serangan di Teheran pada Sabtu, melalui teks berjalan. IRINN melaporkan kemunculan asap tebal dan suara ledakan di beberapa lokasi Teheran, dan stasiun penyiaran tersebut sempat mengalami gangguan audio sesaat sekitar pukul 06.30 GMT sebelum melanjutkan siaran.
Kantor berita Iran, Tasnim, melaporkan ledakan terjadi di daerah Seyyed Khandam, bagian utara Teheran. Kantor berita Fars juga menyatakan bahwa beberapa rudal telah menghantam jalan di daerah Jomhouri, Teheran.
Salah satu serangan dilaporkan terjadi di dekat kantor Ayatollah Ali Khamenei, meskipun menurut seorang pejabat, Pemimpin Tertinggi Iran tersebut tidak berada di Teheran dan telah dipindahkan ke lokasi yang aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









