Iran Mengecam Keras, Kapal Perang yang Ditorpedo AS Lagi Jadi Tamu Angkatan Laut India

AKURAT.CO Kapal perang Iran IRIS Dena ditembak torpedo kapal selam Amerika Serikat dan tenggelam di dekat perairan Sri Lanka. Pihak Iran mengecam keras serangan Amerika Serikat tersebut karena dilakukan jauh dari Kawasan Teluk Persia atau zona perang.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan dalam serangan itu, kapal perang Iran dihantam tanpa peringatan. “Amerika Serikat akan sangat menyesali preseden yang telah mereka ciptakan,” tulis Araghchi dalam unggahannya di platform X.
Ia menambahkan bahwa kapal tersebut sedang menjadi tamu Angkatan Laut India dan membawa hampir 130 pelaut.
Insiden itu menewaskan sedikitnya 87 orang dan memicu ketegangan baru di tengah konflik yang meluas di kawasan.
Masih Ada Kapal Perang Lain Iran yang Dipantau
Pemerintah Sri Lanka kini meningkatkan kewaspadaan karena masih ada kapal Iran lain yang berada di sekitar wilayah perairannya.
Menurut pejabat Sri Lanka, kapal perang tersebut tenggelam sekitar 19 mil laut dari kota pelabuhan Galle di selatan negara itu. Kapal tersebut berada di wilayah tersebut setelah menyelesaikan latihan angkatan laut yang diselenggarakan India di Teluk Benggala pada 18–25 Februari.
Juru bicara kabinet Sri Lanka Nalinda Jayatissa mengatakan pemerintah juga mengetahui adanya kapal Iran kedua yang berada di zona ekonomi eksklusif Sri Lanka, di luar batas wilayah laut negara itu.
Ia menyampaikan hal tersebut saat menjawab pertanyaan anggota parlemen oposisi terkait keberadaan kapal Iran di dekat pelabuhan Kolombo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









