Setelah Panas dalam Beberapa Bulan, AS dan Venezuela Sepakat Pulihkan Hubungan Diplomatik

AKURAT.CO Pemerintah Amerika Serikat dan otoritas pemerintahan sementara di Venezuela sepakat memulihkan kembali hubungan diplomatik dan konsuler kedua negara. Kesepakatan tersebut diumumkan oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Kamis (5/3).
Dalam pernyataannya, Departemen Luar Negeri AS menyebut langkah tersebut bertujuan menciptakan kondisi bagi transisi politik yang damai menuju pemerintahan yang dipilih secara demokratis di Venezuela.
“Langkah ini akan memfasilitasi upaya bersama kami untuk mendorong stabilitas, mendukung pemulihan ekonomi, serta memajukan rekonsiliasi politik di Venezuela,” demikian isi pernyataan tersebut.
Pemerintah AS juga menegaskan bahwa keterlibatannya difokuskan untuk membantu rakyat Venezuela melalui proses bertahap yang membuka jalan bagi terbentuknya pemerintahan hasil pemilihan umum yang demokratis.
Kesepakatan ini muncul setelah hubungan kedua negara sempat memanas dalam beberapa bulan terakhir. Pada Januari lalu, pasukan AS menangkap Presiden Venezuela saat itu, Nicolás Maduro, yang kemudian memicu perubahan politik di negara tersebut.
Setelah penangkapan tersebut, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez dilantik sebagai presiden sementara. Sejak saat itu, Washington dan Caracas mulai secara bertahap memulihkan hubungan bilateral mereka.
Reuters melaporkan, Pemerintah Venezuela dalam pernyataan terpisah menyatakan siap membuka fase baru dialog yang konstruktif dengan Amerika Serikat. Caracas juga berharap proses tersebut dapat memperkuat kerja sama serta membuka peluang hubungan yang saling menguntungkan bagi kedua negara.
Sumber: Reuters
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









