Iran Tantang Militer AS: Invasi Darat Akan Jadi Bencana bagi Amerika

AKURAT.CO Iran secara tegas menolak segala bentuk negosiasi dengan Amerika Serikat.
Sebaliknya, Teheran menyatakan kesiapannya menghadapi potensi invasi darat dari AS, bahkan menantang militer Amerika dengan keyakinan mampu mempermalukan pasukan AS di lapangan.
Sikap ini muncul di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah, dengan Iran tidak gentar dan tidak akan meminta gencatan senjata.
Penolakan Negosiasi dengan Amerika Serikat
Iran telah menolak tawaran negosiasi dan mediasi dari pihak manapun, termasuk Amerika Serikat dan Israel, karena menganggap tidak ada lagi kepercayaan terhadap pihak musuh.
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa Iran tidak akan melakukan negosiasi dalam bentuk apapun dengan pihak musuh karena ketidakpercayaan mereka.
Boroujerdi menyatakan bahwa Iran sudah tiga kali melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat, namun setiap kali negosiasi tersebut berakhir dengan serangan atau pelanggaran perjanjian oleh Washington.
Sebagai contoh, Boroujerdi menyebutkan negosiasi terkait kesepakatan nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) pada tahun 2015, di mana AS kemudian menarik diri dari perjanjian tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










