Perang Iran vs AS Israel: Pejabat Tinggi Iran Bersatu Dukung Ayatollah Mojtaba Khamenei Sebagai Pemimpin Baru

AKURAT.CO Pemilihan Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Revolusi Islam dan Pemimpin Tertinggi ketiga Republik Islam Iran mendapat dukungan luas dari para pejabat tinggi negara.
Majelis Pakar Iran secara resmi menunjuk Mojtaba Khamenei, 56 tahun, putra dari almarhum Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi baru.
Dalam pernyataannya, majelis tersebut menyatakan, "Dengan suara yang menentukan, Majelis Pakar menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin ketiga dari sistem suci Republik Islam Iran."
Dr. Mohammad Bagher Qalibaf, Ketua Parlemen Iran, memuji keputusan Majelis dan menyebutnya sebagai keputusan tegas dan tepat yang menjadi obat penenang bagi bangsa yang berduka.
Ia menekankan bahwa pilihan ini menganugerahkan kepada Iran seorang pemimpin yang saleh, revolusioner, berorientasi pada rakyat, berani, bijaksana, dan hidup sederhana.
Baca Juga: Ramalan Keuangan Zodiak 9 Maret 2026: Sagitarius, Aries, Libra, dan Gemini
Qalibaf menyerukan ketaatan mutlak kepada Pemimpin Tertinggi baru, menyamakannya dengan pengabdian yang ditunjukkan kepada Imam Khomeini dan almarhum Imam Khamenei.
Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, juga menyampaikan apresiasi kepada Majelis Pakar. Ia mengatakan, "Terlepas dari semua tipu daya musuh untuk membunuh Imam Khamenei—yang mengira negara akan mengalami kebuntuan—Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei terpilih melalui proses yang sah." Larijani menambahkan, "Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei dibesarkan di sekolah kepemimpinan. Insya Allah, pengangkatannya akan menjadi sumber kebaikan dan berkah."
Baca Juga: The Guardian Sebut Upaya AS Terapkan Skenario Venezuela di Iran Sebagai Ilusi
Seyyed Hassan Khomeini, cucu pendiri Revolusi Islam, menekankan bahwa Revolusi Islam akan terus berjalan tanpa hambatan di bawah kepemimpinan baru. Ia menyebut terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai mercusuar harapan dan keberlanjutan bagi umat Islam, dan menyoroti keberhasilan proses hukum sistem dalam memastikan transisi kepemimpinan yang mulus.
Dengan dukungan dari para tokoh politik dan spiritual terkemuka, kepemimpinan Ayatollah Mojtaba Khamenei dianggap memiliki legitimasi kuat dan kemampuan untuk menjaga keberlanjutan Revolusi Islam di tengah tantangan dan ancaman eksternal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










