Akurat
Pemprov Sumsel

Adik Kim Jong-un Kecam Latihan Militer Korsel-AS, Peringatkan “Konsekuensi Mengerikan”

Fitra Iskandar | 10 Maret 2026, 08:14 WIB
Adik Kim Jong-un Kecam Latihan Militer Korsel-AS, Peringatkan “Konsekuensi Mengerikan”
Kim Yo-jong. Foto: KCNA

AKURAT.CO Adik pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Kim Yo-jong, mengecam latihan militer gabungan yang digelar Korea Selatan dan Amerika Serikat. Ia memperingatkan latihan tersebut dapat memicu “konsekuensi yang sangat mengerikan”.

Peringatan itu disampaikan Kim Yo-jong dalam pernyataan resmi pada Selasa (10/3), sehari setelah Seoul dan Washington memulai latihan militer tahunan mereka yang diberi nama Freedom Shield.

Latihan militer tersebut dijadwalkan berlangsung selama 11 hari.

Dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita negara Korean Central News Agency (KCNA), Kim Yo-jong mengatakan aktivitas militer di dekat wilayah kedaulatan Korea Utara berpotensi menimbulkan dampak serius.

Baca Juga: Militer AS Fokus ke Timur Tengah, Jepang dan Taiwan Ketar-Ketir China dan Korea Utara Memanfaatkan Situasi

“Unjuk kekuatan dari pasukan musuh di dekat wilayah kedaulatan dan keamanan negara kami dapat menimbulkan konsekuensi yang tidak terbayangkan dan sangat mengerikan,” kata Kim Yo-jong.

Korea Utara Sebut Situasi Global Sedang Tidak Stabil

Kim Yo-jong, yang menjabat direktur departemen di partai penguasa Workers' Party of Korea, juga menilai latihan militer tersebut berlangsung pada saat situasi keamanan global sedang memburuk.

Ia menyebut struktur keamanan dunia saat ini sedang mengalami keruntuhan cepat, dengan konflik dan perang terjadi di berbagai wilayah.

Menurutnya, latihan militer gabungan Korea Selatan dan Amerika Serikat hanya akan memperburuk stabilitas keamanan di kawasan.

“Hal ini akan semakin merusak stabilitas kawasan,” ujarnya.

 Sumber: Yna.co.kr

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.