Pakistan Luncurkan Serangan Baru ke Kabul dan Wilayah Perbatasan Afghanistan Menewaskan 4 Orang

AKURAT.CO Otoritas Afghanistan pada Jumat (13/3) menyatakan militer Pakistan melancarkan serangan baru ke ibu kota Kabul serta sejumlah provinsi perbatasan, menewaskan empat orang di ibu kota.
Seorang pejabat keamanan Pakistan yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi serangan tersebut dilakukan pada malam hari. Ia mengatakan sasaran operasi adalah kelompok militan Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP).
Pemerintah Pakistan bulan lalu melancarkan gelombang serangan udara ke negara tetangganya, Afghanistan. Islamabad menyebut operasi itu bertujuan menekan aktivitas militan setelah meningkatnya serangan di wilayah Pakistan.
Namun pemerintahan Taliban membantah terlibat dalam aksi militan maupun memberikan ruang bagi kelompok bersenjata menggunakan wilayah Afghanistan.
Juru bicara kepolisian Kabul, Khalil Zadran, mengatakan empat orang tewas dan 15 lainnya terluka dalam pemboman yang menghantam rumah-rumah warga di ibu kota. Perempuan dan anak-anak termasuk di antara korban.
Sementara itu juru bicara pemerintah Taliban, Zabihullah Mujahid, melalui unggahan di X menyebut serangan Pakistan juga menyasar provinsi selatan Kandahar serta provinsi timur Paktia dan Paktika yang berbatasan dengan Pakistan.
Di Kandahar, yang menjadi basis pemimpin tertinggi Taliban Hibatullah Akhundzada, serangan udara dilaporkan menghantam depo bahan bakar milik maskapai Kam Air di dekat bandara. Fasilitas tersebut memasok bahan bakar bagi maskapai sipil serta pesawat milik Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Baca Juga: Pakistan dan UEA Dukung Prabowo Jadi Mediator Konflik Iran dengan AS-Israel
Pemerintah Pakistan menegaskan tidak ada warga sipil yang tewas dalam operasi militer tersebut. Namun klaim korban dari kedua pihak sulit diverifikasi secara independen.
Dalam beberapa pekan terakhir, pasukan Afghanistan dan Pakistan juga berulang kali terlibat bentrokan di wilayah perbatasan. Situasi itu mengganggu aktivitas perdagangan dan memaksa warga di sekitar perbatasan meninggalkan rumah mereka.
Puluhan Warga Sipil Tewas
Misi PBB di Afghanistan, United Nations Assistance Mission in Afghanistan (UNAMA), menyatakan 56 warga sipil, termasuk 24 anak-anak, tewas akibat operasi militer Pakistan di Afghanistan antara 26 Februari hingga 5 Maret.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







