Sempat Minta Perlindungan, Satu Lagi Pemain Timnas Sepak Bola Wanita Iran Tinggalkan Australia

AKURAT.CO Seorang pemain tim nasional sepak bola wanita Iran yang sebelumnya menerima visa pengungsi untuk tinggal di Australia dilaporkan telah meninggalkan negara tersebut. Hal itu disampaikan pemerintah Australia pada Senin (16/3).
Pemain tersebut meninggalkan Australia menjelang tengah malam pada Minggu. Dengan kepergiannya, kini hanya dua dari tujuh anggota awal tim yang masih berada di Australia, menurut kantor Menteri Dalam Negeri Australia, Tony Burke.
Sebelumnya, tujuh anggota tim yang terdiri dari enam pemain dan satu staf pendukung menerima visa kemanusiaan agar dapat tetap tinggal di Australia.
Namun dalam beberapa hari terakhir, sebagian dari mereka memutuskan untuk pergi. Pada Sabtu, dua pemain dan seorang staf tim dilaporkan meninggalkan Sydney menuju Malaysia.
Tim nasional Iran sendiri datang ke Australia bulan lalu untuk mengikuti ajang AFC Women's Asian Cup, sebelum konflik di Timur Tengah pecah pada 28 Februari. Isu politik mencuat setelah mereka sempat menolak menyanyikan lagu kebangsaan di laga perdana. Namun, di pertandingan berikut para pemain kembali menyanyikan lagu kebangsaan.
Dari total 26 pemain dalam skuad, awalnya enam pemain dan satu staf tim memilih menerima visa kemanusiaan dan tetap tinggal di Australia. Sementara anggota tim lainnya terbang dari Sydney menuju Kuala Lumpur pada 10 Maret.
Sejak saat itu, sisa rombongan tim Iran tetap berada di Kuala Lumpur setelah meninggalkan Australia.
Baca Juga: Pemain Timnas Putri Iran yang Ajukan Suaka di Australia Berubah Pikiran, Pilih Pulang
Pemerintah Iran menyambut keputusan sejumlah pemain yang kembali sebagai kemenangan melawan Australia dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Namun sebagian diaspora Iran di Australia menilai keputusan tersebut terjadi karena tekanan dari pemerintah di Teheran.
Asisten Menteri Imigrasi Australia, Matt Thistlethwaite, mengatakan situasi yang dihadapi para pemain tersebut sangat rumit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







