Pemimpin Tertinggi Berganti, Menlu Iran Tegaskan Doktrin Iran Tidak Berubah Signifikan

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menegaskan sikap Teheran terhadap penolakan pengembangan senjata nuklir tidak akan berubah secara signifikan, meski kepemimpinan tertinggi di negara itu telah berganti.
Dalam wawancara dengan Al Jazeera yang dikutip media Iran pada Rabu (18/3), Araqchi mengatakan pemimpin tertinggi baru Iran belum menyampaikan pandangannya secara terbuka mengenai isu tersebut.
Sebelumnya, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas pada awal perang AS-Israel melawan Iran, diketahui menolak pengembangan senjata pemusnah massal melalui fatwa yang dikeluarkannya pada awal 2000-an.
Selama bertahun-tahun, negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat dan Israel, menuduh Teheran berupaya mengembangkan senjata nuklir. Namun, otoritas Iran berulang kali menegaskan bahwa program nuklir mereka semata-mata ditujukan untuk kepentingan sipil.
Araqchi menjelaskan bahwa fatwa bergantung pada otoritas ulama yang mengeluarkannya. Karena itu, ia menilai masih terlalu dini untuk menyimpulkan pandangan fikih maupun sikap politik Mojtaba Khamenei, yang kini menjadi pemimpin tertinggi baru Iran.
Sumber: APA
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







