Akurat
Pemprov Sumsel

Negara Mana yang Paling Berisiko Mengalami Krisis Pangan

Redaksi Akurat | 18 Maret 2026, 22:54 WIB
Negara Mana yang Paling Berisiko Mengalami Krisis Pangan
Ilustrasi Krisis Pangan

AKURAT.CO Krisis pangan menjadi salah satu tantangan global yang semakin mendapat perhatian dalam beberapa tahun terakhir.

Perubahan iklim, konflik, serta ketidakstabilan ekonomi menjadi faktor yang dapat memengaruhi ketersediaan pangan di berbagai negara. Hal ini menimbulkan pertanyaan penting, negara mana yang paling berisiko mengalami krisis pangan di masa depan.

Beberapa laporan dari organisasi internasional menunjukkan bahwa sejumlah negara menghadapi risiko tinggi terhadap kekurangan pangan.

Baca Juga: Krisis Pangan Makin Mengkhawatirkan, PTPN IV Dirikan Dapur Umum di Aceh Utara

Faktor Penyebab Krisis Pangan

1. Konflik dan Ketidakstabilan Politik

Konflik bersenjata sering kali menyebabkan gangguan produksi pangan serta distribusi makanan. Infrastruktur pertanian dapat rusak sehingga produksi pangan menurun.

2. Perubahan Iklim

Perubahan iklim dapat menyebabkan kekeringan, banjir, dan cuaca ekstrem yang berdampak pada sektor pertanian. Hal ini dapat mengurangi hasil panen di berbagai negara.

3. Kemiskinan dan Krisis Ekonomi

Negara dengan tingkat kemiskinan tinggi lebih rentan terhadap krisis pangan karena masyarakat memiliki akses terbatas terhadap makanan.

Baca Juga: Pemerintah Perlu Lakukan Ini Agar RI Terhindar dari Krisis Pangan

Negara dengan Risiko Tinggi Krisis Pangan

Beberapa negara yang sering disebut memiliki risiko tinggi mengalami krisis pangan antara lain:

●​ Sudan​

●​ Yemen​

●​ Somalia​

● ​Afghanistan​

●​ Haiti​

●​ Nigeria​

Negara-negara tersebut menghadapi kombinasi berbagai faktor seperti konflik, perubahan iklim, dan ketidakstabilan ekonomi.

Pertanyaan mengenai negara mana yang paling berisiko mengalami krisis pangan berkaitan erat dengan berbagai faktor global seperti konflik, perubahan iklim, dan kondisi ekonomi.

Upaya internasional diperlukan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan memastikan ketersediaan makanan bagi masyarakat di seluruh dunia.

Reiviena Bellia Agitha (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R