Kosta Rika Menutup Kedutaan di Havana, dan Meminta Semua DIplomat Kuba Ditarik dari San Jose

AKURAT.CO Kosta Rika menutup kedutaannya di Havana dan meminta pemerintah Kuba menarik para diplomatnya dari San Jose.
Presiden Kosta Rika, Rodrigo Chaves, menyatakan langkah tersebut diambil sebagai bagian dari sikap tegas terhadap pemerintahan komunis di kawasan. “Kami harus membersihkan komunis dari belahan bumi ini,” ujarnya usai pemutusan hubungan diplomatik.
Menanggapi keputusan itu, Kedutaan Besar Kuba di Amerika Serikat menuding Kosta Rika bertindak di bawah tekanan Washington. Tuduhan tersebut disampaikan melalui unggahan di media sosial.
Pemerintahan Kosta Rika diketahui sejalan dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang baru-baru ini menyatakan kemungkinan mengambil langkah terhadap Kuba. Negara kepulauan itu dalam beberapa bulan terakhir menghadapi tekanan dari Amerika Serikat, disertai krisis energi yang memicu pemadaman listrik massal. Aksi protes juga dilaporkan terjadi dalam sepekan terakhir.
Menteri Luar Negeri Kosta Rika, Arnoldo André Tinoco, menyebut penutupan kedutaan dilatarbelakangi kekhawatiran mendalam atas memburuknya situasi hak asasi manusia di Kuba, termasuk meningkatnya tindakan represif terhadap warga, aktivis, dan kelompok oposisi.
“Kami telah memutuskan untuk menutup Kedutaan Besar Kosta Rika di Republik Kuba,” kata Tinoco. Ia juga meminta Kementerian Luar Negeri Kuba menarik personel diplomatiknya dari San José, kecuali pejabat konsuler.
Langkah Kosta Rika mengikuti kebijakan serupa yang diambil Ekuador, sekutu dekat Trump. Pada 4 Maret, pemerintah Ekuador mengusir Duta Besar Kuba, Basilio Gutiérrez, dengan tuduhan mencampuri urusan politik dalam negeri dan terlibat dalam aktivitas kekerasan.
Sementara itu, Trump menyatakan pemerintah Amerika Serikat dan Kuba tengah melakukan pembicaraan. “Saya pikir kami akan segera mencapai kesepakatan atau melakukan apa pun yang perlu dilakukan,” ujarnya pada Minggu lalu, tanpa merinci rencana lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








