Akurat
Pemprov Sumsel

Denmark Disebut Siapkan Pasukan Hadapi Kemungkinan Serangan AS ke Greenland

Fitra Iskandar | 20 Maret 2026, 09:38 WIB
Denmark Disebut Siapkan Pasukan Hadapi Kemungkinan Serangan AS ke Greenland
Ilustrasi tentara Denmark. Foto: Ist

AKURAT.CO Tentara Denmark dilaporkan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan serangan Amerika Serikat ke Greenland di tengah ancaman Presiden Donald Trump untuk mengambil alih wilayah Arktik tersebut. Laporan itu disampaikan penyiar DR, mengutip sumber di Denmark, Prancis, dan Jerman.

Menurut laporan tersebut, saat pasukan Denmark diterbangkan ke Greenland pada Januari, mereka disebut membawa bahan peledak untuk menghancurkan landasan pacu penting serta pasokan darah guna merawat korban luka. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari persiapan untuk menghambat kemungkinan upaya pengambilalihan oleh AS.

Seorang pejabat tinggi Prancis mengatakan krisis Greenland membuat Eropa menyadari bahwa kawasan itu harus mampu menjaga keamanannya sendiri. Setelah Trump terpilih, Denmark juga dilaporkan mencari dukungan politik dari Prancis, Jerman, dan negara-negara Nordik guna membentuk aliansi Eropa untuk mempertahankan Greenland dari ancaman pengambilalihan AS.

Sumber yang dikutip DR menyebut pemerintah Denmark mempercepat pengerahan tentaranya ke Greenland pada awal Januari, terutama setelah intervensi militer AS di Venezuela. Jika serangan benar-benar terjadi, pasukan Denmark disebut akan membawa amunisi dan terlibat pertempuran, sementara jet tempur F-35 yang dikerahkan ke utara juga dalam kondisi dipersenjatai penuh.

Baca Juga: Rencana Trump Kirim Kapal Rumah Sakit ke Greenland Ditolak Mentah-Mentah Denmark

Seorang pejabat Jerman yang dikutip DR mengatakan situasi itu mengingatkannya pada masa Perang Dingin, ketika para pemimpin dunia dinilai lebih memahami batasan agar tidak memicu skenario terburuk. Sementara itu, seorang pejabat Prancis menegaskan Eropa harus kembali mempelajari “bahasa kekuatan” dan tidak lagi mengandalkan dukungan militer AS.

Dalam beberapa bulan terakhir, Trump kembali menyuarakan minat AS untuk menguasai Greenland dengan alasan keamanan nasional terkait Rusia dan China. Reuters melaporkan Trump sempat mengancam tarif terhadap negara-negara Eropa, namun kemudian menarik ancaman itu dan mengatakan penggunaan kekuatan militer dikesampingkan setelah pembicaraan dengan Sekjen NATO Mark Rutte di Davos. Trump menyebut telah ada kerangka kesepakatan terkait Greenland dan kawasan Arktik yang lebih luas, disusul pembicaraan antara AS, Denmark, dan Greenland.

Namun, ketegangan atas Greenland tetap membekas di Eropa. Reuters sebelumnya melaporkan ancaman Trump telah mengguncang kepercayaan para pemimpin Eropa terhadap hubungan transatlantik, sementara NATO juga mulai menyusun perencanaan militer untuk misi Arktik di tengah sengketa tersebut.

Sumber: Anadolu

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.