7 Anak Tewas dalam Serangan AS-Israel di Permukiman Teheran

AKURAT.CO Serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel menghantam kawasan permukiman di ibu kota Iran, Teheran, dan menewaskan tujuh anak, termasuk seorang bayi, pada Jumat (21/3). Informasi tersebut dilaporkan media Iran pada Sabtu.
Kantor berita Mehr News Agency menyebut serangan menyasar lingkungan permukiman di bagian timur kota. Akibatnya, tujuh anak dilaporkan tewas, termasuk bayi berusia 10 hari, serta sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka.
Rekaman yang beredar di media Iran menunjukkan bangunan yang menjadi target serangan hancur total.
Serangan ini merupakan bagian dari eskalasi konflik sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran. Teheran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.
Baca Juga: Pemukim Ilegal Israel ‘Adu Flexing’ Kekerasan Terhadap Warga Palestina dalam Grup Whatsapp
Di lokasi terpisah, serangan udara serupa juga terjadi di kota Ahvaz, ibu kota Provinsi Khuzestan, Iran barat daya, pada Sabtu. Serangan tersebut menghantam kompleks permukiman dan wisata.
Menurut laporan Mehr News Agency, satu anak dilaporkan tewas dan sejumlah warga lainnya terluka akibat serangan tersebut. Kerusakan juga terjadi pada bangunan di lokasi.
Wakil gubernur Khuzestan mengatakan satu keluarga beranggotakan tiga orang turut menjadi korban. Kedua orang tua mengalami luka-luka, sementara anak mereka meninggal dunia dalam serangan itu.
Rangkaian serangan ini memperpanjang ketegangan di kawasan, dengan aksi saling balas antara Iran dan pihak Amerika Serikat serta Israel yang terus berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.
Sumber: AA
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








