Akurat
Pemprov Sumsel

Rudal Iran Hantam Kota Arad Israel, Ratusan Terluka Sejumlah Korban Masih Tertimbun Reruntuhan

Fitra Iskandar | 22 Maret 2026, 08:01 WIB
Rudal Iran Hantam Kota Arad Israel, Ratusan Terluka Sejumlah Korban Masih Tertimbun Reruntuhan
Sedikitnya 100 orang dilaporkan terluka setelah rudal Iran menghantam kota Arad di Israel selatan. Foto: SC AFP

AKURAT.CO Sedikitnya 100 orang dilaporkan terluka setelah rudal Iran menghantam kota Arad di Israel selatan pada Sabtu malam waktu setempat (21/3). Layanan darurat Magen David Adom menyebut insiden tersebut sebagai kejadian dengan korban massal setelah rangkaian serangan rudal yang menargetkan wilayah selatan Israel dalam 24 jam terakhir.

Media lokal Channel 13 melaporkan adanya indikasi awal korban jiwa. Namun hingga kini, belum ada konfirmasi resmi terkait jumlah korban tewas.

Dari total korban luka, 10 orang berada dalam kondisi serius, termasuk seorang anak perempuan berusia 5 tahun. Sebanyak 15 orang mengalami luka sedang, sementara sisanya luka ringan. Tim penyelamat mengerahkan helikopter dan puluhan ambulans ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan melakukan operasi penyelamatan.

Direktur Jenderal MDA, Eli Bin, mengatakan dampak serangan menimbulkan beberapa titik kehancuran. Ia menyebut terdapat korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan dan pihaknya telah meminta bantuan Komando Front Dalam Negeri Israel. Sedikitnya sembilan bangunan dilaporkan rusak akibat serangan tersebut.

Serangan ke Arad terjadi dalam putaran kesembilan serangan rudal Iran ke wilayah selatan Israel dalam kurun 24 jam. Militer Israel menyatakan sedang menyelidiki kegagalan sistem pertahanan udara dalam mencegat rudal yang menghantam Arad. Insiden ini terjadi sekitar dua jam setelah serangan langsung lainnya di kota Dimona. Berdasarkan penilaian militer, rudal yang digunakan membawa hulu ledak konvensional dengan bahan peledak seberat ratusan kilogram.

Pada tahap awal, sebanyak 37 korban telah dievakuasi dari lokasi, termasuk empat orang dalam kondisi serius dan 12 luka sedang. Otoritas kemudian menetapkan status kejadian sebagai insiden korban massal dan mengerahkan tambahan sumber daya darurat. Puluhan ambulans dan unit perawatan intensif bergerak dikerahkan, sementara Rumah Sakit Soroka disiagakan untuk menerima korban. Helikopter juga dikirim ke landasan Arad untuk membantu proses evakuasi.

Petugas medis darurat MDA, Yakir Talker, menggambarkan situasi di lokasi sebagai sangat sulit. Ia menyebut banyak korban dengan berbagai tingkat luka akibat hantaman rudal, serta kondisi kehancuran dan kekacauan yang luas.

Sementara itu, di tengah serangan di Arad, Iran juga meluncurkan rudal tambahan ke wilayah Israel utara. Sirene peringatan berbunyi di sejumlah wilayah, dari Dataran Tinggi Golan hingga Haifa. Seluruh proyektil dilaporkan berhasil dicegat atau jatuh di area terbuka.

Sebelumnya pada Sabtu malam, serangan rudal yang menargetkan Dimona dan wilayah sekitarnya menyebabkan 31 orang terluka. Otoritas mencatat terdapat 12 titik dampak di kota tersebut, termasuk satu lokasi yang menyebabkan bangunan runtuh. Di antara korban terdapat seorang anak laki-laki berusia 10 tahun dan seorang perempuan sekitar 40 tahun yang mengalami luka sedang akibat serpihan, sementara korban lainnya mengalami luka ringan.

Sumber: medialine

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.