Kuwait Klaim Hancurkan Mayoritas Rudal, Bandara Sempat Terbakar

AKURAT.CO Sistem pertahanan udara Kuwait mendeteksi puluhan rudal balistik dan drone yang memasuki wilayah udaranya dalam 24 jam terakhir. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.
Kementerian Pertahanan Kuwait melaporkan sebanyak 20 rudal balistik dan sembilan drone terpantau dalam periode tersebut. Juru bicara kementerian, Kolonel Saud al-Atwan, mengatakan 13 rudal berhasil dicegat dan dihancurkan, sementara tujuh lainnya jatuh di luar area ancaman tanpa menimbulkan bahaya.
Pasukan pertahanan juga menembak jatuh enam drone dalam operasi penanggulangan serangan udara yang terus berlangsung.
Dua drone dilaporkan menargetkan tangki bahan bakar di Bandara Internasional Kuwait dan memicu kebakaran. Tim khusus langsung dikerahkan untuk menangani insiden tersebut, dan tidak ada korban jiwa dilaporkan. Satu drone lainnya jatuh di luar area ancaman.
Kementerian Dalam Negeri Kuwait menyebut tim penjinak bom menangani 43 laporan serpihan proyektil yang jatuh akibat operasi intersepsi. Sejak eskalasi terjadi, total laporan serupa mencapai 550 kasus. Garda Nasional juga menembak jatuh satu drone dan lima pesawat nirawak lainnya melalui koordinasi dengan aparat militer dan keamanan.
Baca Juga: Drone Hantam Tangki BBM di Bandara Kuwait, Picu Kebakaran
Di wilayah terpisah, militer Yordania juga melaporkan keberhasilan mencegat sejumlah serangan udara. Angkatan Udara Kerajaan Yordania menyatakan telah menghancurkan lima target udara, termasuk rudal dan drone, dalam 24 jam terakhir.
Namun, satu rudal dilaporkan gagal dicegat. Otoritas keamanan mencatat sekitar 15 laporan jatuhnya serpihan di sejumlah wilayah, meski tidak menimbulkan korban dan hanya menyebabkan kerusakan ringan.
Pihak berwenang di kedua negara menegaskan kesiapsiagaan tetap ditingkatkan, dengan pemantauan intensif serta koordinasi antar lembaga militer dan keamanan untuk mengantisipasi perkembangan situasi di tengah eskalasi kawasan.
Sumber: Voiceofemirates
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









