Akurat
Pemprov Sumsel

Setelah Trump, Menlu AS Marco Rubio Nyatakan Perang Iran akan Berakhir

Fitra Iskandar | 1 April 2026, 16:25 WIB
Setelah Trump, Menlu AS Marco Rubio Nyatakan Perang Iran akan Berakhir
Marco Rubio. Foto: Ist

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengatakan Washington mulai melihat tanda-tanda berakhirnya perang dengan Iran yang kini memasuki pekan kelima.

“Kami bisa melihat garis akhir. Bukan hari ini, bukan besok, tetapi itu akan datang,” ujar Rubio dalam wawancara dengan program Hannity di Fox News, Selasa.

Rubio juga mengungkapkan bahwa komunikasi antara Amerika Serikat dan Iran masih terus berlangsung. Ia menyebut adanya peluang untuk pertemuan langsung antara kedua pihak di masa mendatang.

“Ada pertukaran pesan, pembicaraan sedang berlangsung. Ada potensi pertemuan langsung pada suatu waktu nanti,” katanya.

Menurut Rubio, sejauh ini tidak ada negara lain yang membantu Iran dengan cara yang dapat menghambat misi Amerika Serikat.

Baca Juga: Donald Trump: Amerika Segera Meninggalkan Iran!

“Tidak ada pemerintah atau negara mana pun saat ini yang membantu Iran dengan cara yang menghambat misi kami,” ujarnya.

Di sisi lain, Rubio menyinggung kemungkinan evaluasi hubungan Amerika Serikat dengan aliansi NATO setelah konflik berakhir.

Ia menyebut keputusan tersebut berada di tangan Presiden AS Donald Trump.

“Pada akhirnya, itu adalah keputusan presiden, dan dia yang akan menentukannya,” kata Rubio.

Namun, ia menilai perlu ada peninjauan ulang terhadap peran NATO bagi kepentingan Amerika Serikat.

“Kami mungkin harus menilai kembali apakah aliansi ini masih melayani kepentingan kami, atau justru menjadi hubungan satu arah, di mana Amerika hanya membela Eropa, tetapi ketika kami membutuhkan bantuan, sekutu menolak memberikan akses pangkalan militer maupun izin lintas udara,” ujarnya.

Sejumlah pemimpin Eropa diketahui menolak untuk terlibat langsung dalam serangan militer terhadap Iran.

Sumber: APA

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.