Akurat
Pemprov Sumsel

Menhan AS Butuh Sosok Baru, Minta Kepala Staf Angkatan Darat Randy George Mundur

Fitra Iskandar | 3 April 2026, 09:21 WIB
Menhan AS Butuh Sosok Baru, Minta Kepala Staf Angkatan Darat Randy George Mundur
Randi Georgy. Foto: Dvidshub

AKURAT.CO Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth meminta Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George untuk mundur dan segera pensiun. Laporan CBS News menyebut keputusan itu diambil pada Kamis (waktu setempat) dengan mengutip sumber yang mengetahui kebijakan tersebut.

Salah satu sumber menyatakan Hegseth menginginkan sosok baru yang dapat menjalankan visi Presiden Donald Trump dan dirinya untuk Angkatan Darat.

Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, dalam pernyataan resmi mengatakan George akan pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41, efektif segera. Seorang pejabat senior Departemen Pertahanan juga menyebut keputusan tersebut diambil karena “sudah waktunya terjadi perubahan kepemimpinan di Angkatan Darat”.

Posisi tersebut untuk sementara akan diisi oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Christopher LaNeve sebagai pelaksana tugas. LaNeve sebelumnya merupakan ajudan militer Hegseth dan pernah menjabat sebagai komandan Divisi Lintas Udara ke-82 pada 2022 hingga 2023.

Baca Juga: Presiden Iran Menulis Surat Terbuka untuk Publik Amerika Serikat

George memiliki rekam jejak panjang di militer, termasuk pernah menjadi asisten militer senior Menteri Pertahanan Lloyd Austin pada 2021–2022 di era pemerintahan sebelumnya. Perwira infanteri lulusan West Point itu juga terlibat dalam Perang Teluk pertama serta operasi militer di Irak dan Afghanistan.

Secara normal, Kepala Staf Angkatan Darat menjabat selama empat tahun. George diangkat oleh Presiden Joe Biden dan dikonfirmasi Senat pada 2023, sehingga masa jabatannya seharusnya berlangsung hingga 2027.

Laporan CBS juga menyebut Hegseth telah mencopot lebih dari selusin perwira tinggi militer, termasuk Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal C. Q. Brown, Kepala Operasi Angkatan Laut Laksamana Lisa Franchetti, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Jenderal James Slife, serta Direktur Defense Intelligence Agency Letnan Jenderal Jeffrey Kruse.

Sumber: Shafaq

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.