Akurat
Pemprov Sumsel

Perundingan Iran dengan AS Berakhir Tanpa Kesepakatan!

Lufaefi | 12 April 2026, 11:11 WIB
Perundingan Iran dengan AS Berakhir Tanpa Kesepakatan!
Hasil Perundingan Iran dan AS (istimewa)

AKURAT.CO Perundingan panjang antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan. Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan delegasi Iran menolak sejumlah persyaratan utama yang diajukan Washington untuk mengakhiri perang secara permanen.

Berbicara kepada wartawan usai 21 jam negosiasi intensif, Vance menyebut diskusi berjalan substansial, namun belum membuahkan hasil.

“Kami telah melakukan sejumlah diskusi penting dengan pihak Iran. Itu kabar baiknya. Kabar buruknya, kami belum mencapai kesepakatan,” ujarnya, seperti dilansir IRIB News, Minggu (12/4/2026).

Iran Tolak Komitmen Nuklir

Menurut laporan media tersebut, salah satu poin krusial yang menjadi ganjalan adalah komitmen Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir.

Vance menegaskan bahwa AS membutuhkan jaminan tegas bahwa Teheran tidak akan berupaya memperoleh senjata nuklir maupun kemampuan yang memungkinkan produksi cepat senjata tersebut.

“Faktanya, kita perlu melihat komitmen tegas bahwa mereka tidak akan berupaya mendapatkan senjata nuklir,” kata Vance.

Ia menambahkan, hingga akhir pembicaraan, Washington belum melihat indikasi keinginan Iran untuk membatasi program nuklirnya dalam jangka panjang.

Dalam proses negosiasi, delegasi AS disebut terus berkoordinasi dengan Presiden Donald Trump. Vance juga mengaku berbicara dengan sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Menteri Keuangan Scott Bessent, serta Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Laksamana Brad Cooper.

Baca Juga: Sidang Korupsi Akan Dilanjutkan, Netanyahu Coba Gagalkan Perundingan Iran dengan AS

AS Sebut Iran dalam Posisi Sulit

Vance menilai penolakan Iran justru lebih merugikan Teheran dibandingkan Washington.

“Saya pikir itu kabar buruk bagi Iran jauh lebih besar daripada kabar buruk bagi Amerika Serikat,” ujarnya, seraya memastikan delegasi AS kembali ke Washington tanpa kesepakatan.

Ia menegaskan bahwa AS telah menyampaikan secara jelas batas-batas kompromi yang dapat diterima.

“Kami telah menjelaskan apa yang bersedia kami akomodasi dan apa yang tidak. Mereka memilih untuk tidak menerima persyaratan kami,” kata Vance sebelum meninggalkan Islamabad.

Iran: Tuntutan AS Tidak Masuk Akal

Sementara itu, kantor berita Iran Fars menyatakan jalan menuju kesepakatan bergantung pada perubahan tuntutan yang tidak masuk akal dari pihak AS. Media tersebut melaporkan bahwa para ahli dari kedua negara masih berupaya mencari titik temu, dengan Pakistan berperan sebagai mediator.

Delegasi kedua pihak disebut tengah mengkaji dokumen draf yang diusulkan, dan pembicaraan kemungkinan akan dilanjutkan setelah konsultasi internal selesai.

Baca Juga: Panas! Pembicaraan Iran-AS di Islamabad Diperpanjang Satu Hari

Situasi Kawasan Tetap Tegang

Kegagalan putaran perundingan ini memperpanjang ketidakpastian di kawasan, terutama setelah eskalasi konflik yang melibatkan AS, Iran, dan Israel dalam beberapa pekan terakhir.

Dengan belum adanya titik temu, peluang tercapainya gencatan senjata permanen masih terbuka, namun berada di bawah bayang-bayang ketegangan militer dan tekanan diplomatik yang terus meningkat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi