Akurat
Pemprov Sumsel

Media AS Beberkan Bagaimana Trump Lemahkan Amerika dengan Perang Lawan Iran!

Lufaefi | 13 April 2026, 08:30 WIB
Media AS Beberkan Bagaimana Trump Lemahkan Amerika dengan Perang Lawan Iran!
Donald Trump (istimewa)

AKURAT.CO Dewan redaksi The New York Times membeberkan empat alasan mengapa perang yang dilancarkan Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, terhadap Iran justru melemahkan posisi Amerika di panggung global. Pandangan itu disampaikan dalam artikel opini yang terbit pada 12 April 2026.

Dalam tulisannya, dewan redaksi menyatakan sejak awal mereka telah menilai keputusan Trump menyerang Iran pada 28 Februari sebagai tindakan ceroboh.

“Ketika Presiden Trump menyerang Iran pada 28 Februari, kami menyebut keputusannya ceroboh,” tulis media yang berbasis di New York itu.

Berikut empat poin utama yang dinilai melemahkan Amerika:

1. Berperang tanpa persetujuan dan dukungan luas

Dewan redaksi menilai Trump memulai perang tanpa meminta persetujuan Kongres dan tanpa dukungan sebagian besar sekutu Amerika. Selain itu, alasan yang disampaikan kepada publik dianggap lemah dan saling bertentangan.

Ia juga dinilai gagal menjelaskan mengapa upaya perubahan rezim di Iran akan berhasil, sementara pengalaman sebelumnya di Irak dan Afghanistan justru berakhir buruk.

Baca Juga: Prabowo Terbang ke Rusia Temui Vladimir Putin, Bahas Ketahanan Energi Nasional

2. Mengabaikan perencanaan militer yang matang

Menurut artikel tersebut, dalam enam pekan setelah perang dimulai, kecerobohan itu semakin terlihat. Trump disebut mengabaikan perencanaan militer yang hati-hati dan lebih mengandalkan naluri serta harapan pribadi.

Dewan redaksi mengungkapkan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sempat memperkirakan serangan akan memicu pemberontakan rakyat di Iran. Namun, Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat menyebut gagasan itu sebagai “menggelikan”. Meski demikian, Trump tetap melanjutkan langkahnya.

3. Tidak menyiapkan strategi menghadapi serangan balasan

Trump dinilai terlalu percaya diri hingga tidak menyiapkan rencana menghadapi kemungkinan Iran membalas dengan memicu lonjakan harga minyak melalui pemblokiran Selat Hormuz.

Selain itu, ia juga disebut tidak memiliki strategi yang layak untuk mengamankan uranium yang telah diperkaya, yang dapat digunakan Iran untuk membangun kembali program nuklirnya.

Baca Juga: Trump Ngamuk Lagi! Ancam Blokade Selat Hormuz dan Hancurkan Iran!

4. Inkonsisten dan mengarah pada kekalahan strategis

Pekan lalu, menurut dewan redaksi, Trump berubah dari melontarkan ancaman ilegal dan tidak bermoral tentang “menghapus peradaban Iran” menjadi menyetujui gencatan senjata mendadak yang tidak banyak mencapai tujuan perang yang diumumkannya.

“Iran terus menentang bagian utama dari kesepakatan dan memblokir sebagian besar lalu lintas yang melintasi Selat Hormuz,” tulis dewan redaksi.

Mereka menyimpulkan bahwa sikap tidak bertanggung jawab tersebut telah menempatkan Amerika Serikat di ambang kekalahan strategis yang memalukan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi