Uskup Yerusalem Nilai Pernyataan Trump Bandingkan Diri dengan Yesus: Ini Tidak Dapat Diterima!

AKURAT.CO Vikaris Jenderal Patriarkat Latin Yerusalem, Uskup William Shomali, menyatakan tindakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang membandingkan dirinya dengan Yesus Kristus sebagai hal yang tidak dapat diterima.
“Jika kita menjadikan Yesus Kristus sebagai teladan, maka kita harus menirunya melalui kerendahan hati, semangat pelayanan, dan pengorbanan, bukan melalui keinginan untuk mendominasi, berkuasa, dan meminggirkan orang lain,” kata Shomali.
Ia menilai persoalan utama bukan pada upaya meneladani Yesus, melainkan cara Trump yang dianggap menampilkan diri sebagai sosok luar biasa. “Karena itu, masalahnya bukan bahwa dia mencoba meniru Yesus Kristus, tetapi bahwa dia mencoba menampilkan dirinya seolah-olah sebagai sosok manusia super dan figur besar,” ujarnya.
“Ini tidak dapat diterima dan kami menolaknya,” lanjut Shomali.
Shomali juga mengkritik sikap Trump dalam konflik terbaru dengan Iran yang dinilai melanggar prinsip dasar ajaran Kristen. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan nilai kasih terhadap sesama.
“Dia, sayangnya, sedang merusak prinsip-prinsip dasar iman Kristen, yaitu mengasihi sesama seperti diri sendiri,” kata Shomali.
Baca Juga: Jarang Terjadi, PM Italia Giorgia Meloni Akhirnya Kecam Trump yang Menyerang Paus Leo XIV
Selain itu, ia menyampaikan bahwa Vatikan dan Gereja Katolik menolak perang tersebut. Menurutnya, Paus dan sebagian besar uskup di Amerika Serikat juga menyatakan penolakan terhadap konflik tersebut.
Sebelumnya, pada Minggu, Trump melontarkan kritik terhadap Paus Leo XIV dengan menyebutnya lemah dalam isu kriminalitas dan kebijakan luar negeri. Ia juga mengklaim pemilihan paus tersebut bertujuan untuk mengelola hubungan dengan pemerintahannya.
Trump turut membagikan gambar hasil kecerdasan buatan di platform Truth Social yang menampilkan dirinya menyerupai Yesus.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







